6 Kebiasaan yang Membantu Perpanjang Usia Sampai 100 Tahun
Siapa yang tak ingin hidup bahagia dan panjang umur? Hidup sampai usia 100 tahun bukan sesuatu yang mustahil. Para ahli umur panjang membeberkan kebiasaan yang bisa membantu memperpanjang usia hingga 100 tahun.
Bagi kaum muda, sepertinya mencapai usia 100 tahun bukan hal mudah bahkan nyaris mustahil. Padahal dengan menerapkan sejumlah kebiasaan sehat, umur panjang bisa saja dicapai.
"Meskipun faktor genetik berperan dalam menentukan seberapa lama kita hidup, masih banyak hal yang bisa kita lakukan untuk membuat masa hidup tersebut lebih berkualitas," kata dokter spesialis saraf Meredith Bock mengutip dari Real Simple.
Kebiasaan yang membantu memperpanjang usia
Selagi masih muda, sebaiknya rawat tubuh sehingga seiring bertambah usia, kamu tetap bisa aktif dan mandiri.
Selain itu, lakukan kebiasaan berikut guna mewujudkan hidup bahagia dan berumur panjang hingga 100 tahun.
1. Mengutamakan kualitas tidur
Proses penuaan yang sehat dan bahagia melibatkan istirahat yang berkualitas.
"Ini adalah salah satu komponen terpenting untuk umur panjang," ujar Jamie Gabel, asisten dokter di Metabolic Longevity Center.
Untuk memperoleh istirahat yang berkualitas, terapkan kebersihan tidur seperti, mengurangi menatap layar, membangun rutinitas malam yang menenangkan, dan menghindari aktivitas yang memicu stres jelang tidur.
2. Tetap aktif secara kognitif
Penuaan yang sehat berkaitan erat dengan fungsi kognitif yang baik. Para ilmuwan menyebut menempuh pendidikan lanjut dapat meningkatkan 'cadangan kognitif'.
Akan tetapi, kamu tidak harus melanjutkan studi demi menyehatkan fungsi kognitif. Kamu dapat mengikuti kelas komunitas, bergabung dengan perkumpulan di tempat ibadah, atau memulai hobi baru juga dapat membantu tetap aktif secara kognitif.
3. Konsumsi makanan sehat
Hal ini jelas perlu dilakukan. Kamu wajib menjaga pola makan sehat dan bergizi. Diet Mediterania dianggap sebagai diet sehat yang mengutamakan konsumsi buah, sayuran, dan biji-bijian utuh. Diet ini terbukti meningkatkan kesehatan otak.
Kendati demikian, apa pun pola makannya, pastikan banyak asupan buah dan sayuran.
4. Olahraga rutin
Berapa pun usiamu, olahraga sebaiknya sudah jadi bagian dari rutinitas. Bock menyarankan untuk berolahraga selama 30 menit sehari.
"Cobalah berkreasi dengan mencari aktivitas yang Anda nikmati seperti, berkebun, mendaki, bermain tenis, atau mengikuti kelas yoga," katanya.
Dia menekankan untuk mengutamakan konsistensi ketimbang kualitas atau tingkat kemahiran.
5. Tetap bersosialisasi
Interaksi sosial tak hanya membuat bahagia tapi juga turut menjaga kesehatan fisik.
Penelitian menemukan tetap bersosialisasi dapat menjaga pikiran tetap tajam dan mengurangi risiko demensia.
Kamu dapat mengagendakan makan malam bersama keluarga atau sahabat, menelepon keluarga seminggu sekali, atau sekadar ngopi bersama teman.
6. Meditasi
Meditasi menawarkan banyak manfaat termasuk memperpanjang usia. Meditasi mampu mengurangi stres dan membantu meningkatkan kualitas tidur.
Meditasi baik dilakukan sebelum tidur atau setelah bangun tidur.
(els)