Layanan kesehatan gigi kini tersedia dalam satu ekosistem rumah sakit di Mayapada Hospital Jakarta Timur lewat Mayapada Dental Care yang terintegrasi dengan berbagai spesialis medis lainnya.
Hospital Director Mayapada Hospital Jakarta Timur, dr. Dina Hanum, MARS mengatakan, konsep hospital grade pada Mayapada Dental Care mengacu pada standar keselamatan pasien yang diterapkan di lingkungan Mayapada Healthcare.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hospital grade ini, kan, pasti kita mengusung patient safety. Patient safety itu adalah sesuatu hal yang memang menjadi standar di Mayapada Group," ujar Dina dalam peluncuran Mayapada Dental Care di Jakarta, Jumat (4/9).
Menurut dia, penerapan standar tersebut menjadi nilai tambah dalam memberikan perawatan gigi, baik dari sisi keamanan maupun kenyamanan pasien.
"Kami lebih memiliki ekstra benefit untuk lebih aman, lebih nyaman, lebih safety, dan output hasil dari giginya lebih baik," katanya.
Dina mengatakan, perhatian terhadap keselamatan pasien menjadi penting karena tindakan pada gigi dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari pasien, termasuk ketika terjadi masalah dalam proses perawatan.
Kepala Unit Dental-Medis Mayapada Hospital Jakarta Timur, drg. Muhammad Rizky Radliya Maulana mengatakan, saat ini layanan tersebut didukung sejumlah dokter dengan bidang keahlian yang berbeda.
"Kita ada dua dokter anak, dua dokter bedah mulut, segera akan bertambah. Tujuh dokter umum, satu spesialis perio, satu spesialis penyakit mulut, dan satu lagi prostodonsia atau gigi palsu," kata Rizky.
Dengan komposisi tersebut, layanan tidak hanya mencakup pemeriksaan dan perawatan gigi umum. Pasien juga dapat diarahkan ke dokter spesialis sesuai dengan kebutuhan dan kondisi yang ditemukan.
Dilengkapi Dental X-ray hingga Intraoral Scanner
Peluncuran Mayapada Dental Care di Jakarta, Jumat (4/9). (CNN Indonesia/Angela Merici Keraf) |
Dari sisi fasilitas, Mayapada Dental Care juga dilengkapi dental X-ray yang tersedia di area rumah sakit. Selain itu, terdapat intraoral scanner yang dapat digunakan dalam proses pembuatan kebutuhan gigi seperti gigi tiruan.
Teknologi tersebut memungkinkan proses pemindaian kondisi gigi dilakukan secara digital sehingga pasien tidak perlu melalui proses pencetakan konvensional.
Rizky mengatakan, fasilitas tersebut juga menjadi salah satu bagian dari upaya mempercepat proses layanan. Teknologi yang digunakan turut memiliki dukungan kecerdasan buatan (AI).
Selain layanan medis, Mayapada Dental Care juga membuka layanan pada akhir pekan. Menurut Rizky, layanan pada Sabtu dan Minggu bahkan menunjukkan tingkat okupansi yang tinggi. Saat ini, layanan akhir pekan tersedia melalui empat poli.
Chief Commercial Officer Mayapada Healthcare Benjamin Winoto mengatakan, Mayapada Hospital Jakarta Timur dipilih sebagai lokasi awal pengembangan Mayapada Dental Care karena merupakan rumah sakit terbaru dalam jaringan Mayapada.
Rumah sakit tersebut baru beroperasi sekitar dua bulan sebelum layanan dental care diperkenalkan.
"Visinya akan mengembangkan Mayapada Dental Care di seluruh rumah sakit kita," ujar Benjamin.
(anm/asr)


