Pertama Kali Traveling ke Amerika Serikat? Ini yang Harus Dipersiapkan

CNN Indonesia
Senin, 14 Sep 2026 17:45 WIB
Pertama Kali Traveling ke Amerika Serikat? Ini yang Harus Dipersiapkan
Patung Liberty, salah satu ikon Amerika Serikat. (skeeze/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Bagi wisatawan yang baru pertama kali berkunjung ke Amerika Serikat (AS), persiapan sejak sebelum keberangkatan dapat membantu perjalanan berlangsung lebih lancar.

Dilansir dari Travelmag, ketentuan tentang visa sangat perlu diperhatikan. Contohnya, sebagian besar wisatawan asal Inggris tidak memerlukan visa AS tradisional untuk perjalanan wisata atau kunjungan bisnis singkat. 

Sebagai gantinya, mereka dapat bepergian melalui Visa Waiver Program (VWP) dengan menggunakan ESTA (Electronic System for Travel Authorization).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Warga Inggris bisa menggunakan ESTA karena Negeri Raja Charles itu masuk dalam daftar negara bebas visa AS, sedangkan Indonesia tidak.

Namun, Tidak semua orang memenuhi syarat untuk menggunakan Visa Waiver Program. Kelayakan bergantung pada kewarganegaraan, paspor yang dimiliki, dan riwayat perjalanan.

Selain memperhatikan aturan visa, perhatikan juga waktu kunjungan. Amerika Serikat memiliki beberapa zona iklim sehingga kondisi cuaca dapat berbeda tergantung wilayah tujuan.

Musim semi dan musim gugur dapat menjadi pilihan karena cuaca cenderung lebih nyaman dan jumlah wisatawan lebih sedikit.

Wisatawan juga perlu memperhatikan periode libur seperti Fourth of July dan Thanksgiving karena perjalanan domestik, harga, dan tempat wisata biasanya lebih ramai.

Koneksi internet juga sebaiknya dipersiapkan sebelum tiba di AS. Menggunakan eSIM dapat menjadi pilihan karena bisa diaktifkan sebelum perjalanan dan digunakan sesampainya di tujuan.

Wi-Fi umumnya tersedia di hotel, kafe, dan tempat umum di kota, tetapi koneksi bisa lebih terbatas di daerah pedesaan dan taman nasional.

Bagi wisatawan yang berencana berkendara, mengunduh peta secara offline juga dapat membantu ketika berada di wilayah dengan koneksi internet terbatas. Pastikan juga kamu punya SIM Internasional yang masih berlaku. 

Untuk transportasi, penerbangan domestik menjadi pilihan praktis untuk perjalanan antarkawasan mengingat luasnya wilayah AS. Transportasi umum cukup mudah ditemukan di kota-kota besar, tetapi pilihannya semakin terbatas ketika keluar dari kawasan perkotaan.

Menyewa mobil dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menjelajahi daerah di luar kota, terutama kawasan yang memiliki taman nasional. Layanan transportasi online juga tersedia di berbagai wilayah.

Selain itu, wisatawan perlu mengetahui sejumlah kebiasaan yang mungkin berbeda dari negara asal. Misalnya, pemberian tip merupakan hal yang umum di negara tersebut. Menariknya, porsi makanan di restoran cenderung besar, sementara air keran yang bisa diminum biasanya diberikan secara gratis.

Sementara itu, bagi warga negara Indonesia yang ingin berkunjung ke Amerika Serikat, terdapat persyaratan tambahan karena Indonesia tidak termasuk dalam negara yang mendapatkan fasilitas Visa Waiver Program.

WNI yang ingin berwisata umumnya perlu mengajukan visa pengunjung B-2 sebelum melakukan perjalanan. Proses pengajuan dimulai dengan mengisi Formulir DS-160 secara online.

Setelah formulir selesai, pemohon perlu menyimpan halaman konfirmasi yang memuat barcode, membayar biaya pemrosesan visa, dan membuat janji wawancara.

Pemohon di Indonesia dapat mengajukan visa melalui Kedutaan Besar AS di Jakarta atau Konsulat Jenderal AS di Surabaya. Pemohon juga perlu menyiapkan paspor serta dokumen pendukung yang relevan dengan perjalanan.

Pada umumnya, pemohon visa non-imigran perlu mengikuti wawancara langsung dengan petugas konsuler, meski terdapat sejumlah pengecualian terbatas. Karena waktu tunggu wawancara dapat berubah sesuai kondisi di masing-masing lokasi, pengajuan visa sebaiknya dilakukan jauh sebelum jadwal perjalanan.

Visa juga tidak menjamin seseorang otomatis diperbolehkan masuk ke AS karena keputusan akhir untuk memberikan izin masuk berada di tangan petugas imigrasi saat tiba di negara tersebut.

(dsd/wiw)
placeholder