Simak Ya, Ini 7 Tips Keselamatan Naik Kapal Laut Saat Situasi Darurat

CNN Indonesia
Jumat, 18 Sep 2026 11:15 WIB
Prajurit TNI AL mengevakuasi korban KMP Virgo Transport 8 menggunakan kapal patroli cepat Lanal Banjarmasin di Pelabuhan Tri Sakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (15/9). (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketika melakukan perjalanan menggunakan kapal laut, penumpang bisa dihadapkan dengan berbagai kondisi di tengah perjalanan, seperti cuaca buruk dan gelombang tinggi. Dalam situasi darurat, penumpang perlu mengetahui apa saja langkah keselamatan yang harus dilakukan.

Hal ini mengingat ada dua peristiwa kecelakaan laut yang terjadi hampir bersamaan. KM Virgo Transport 8 yang melayani rute Surabaya-Banjarmasin dilaporkan hilang kontak di Laut Jawa pada Minggu (13/9).

Insiden lain, yakni hilang kontaknya lima jurnalis dan tiga awak kapal di perairan Selat Sunda. Rombongan yang hendak meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau ini mulai dikabarkan hilang pada Senin (7/9) lalu.

Dua insiden ini mengingatkan kita bahwa perjalanan laut memiliki risikonya tersendiri. Lalu, apa saja yang bisa dilakukan penumpang untuk menjaga keselamatan diri? Ini beberapa di antaranya:

1. Tetap tenang dan ikuti arahan awak kapal

Mengutip Antara, ketika kondisi laut memburuk, penumpang sebaiknya tidak panik. Dengarkan setiap pengumuman dan instruksi dari nakhoda ataupun awak kapal.

Jika Anda diminta melakukan evakuasi atau meninggalkan kapal, ikuti prosedur yang diarahkan oleh awak kapal dan jangan mengambil tindakan sendiri.

2. Ketahui lokasi alat keselamatan

Penumpang sebaiknya mengetahui lokasi perlengkapan keselamatan yang tersedia di kapal. Salah satunya, jaket pelampung yang dapat digunakan dalam kondisi darurat.

Basarnas dalam materi edukasinya juga menjelaskan sejumlah sarana penyelamatan di laut, termasuk life raft atau rakit penolong yang digunakan dalam proses penyelamatan.

3. Gunakan jaket pelampung sesuai arahan

Jika awak kapal meminta penumpang menggunakan jaket pelampung, segera kenakan dan pastikan terpasang dengan benar serta kencang.

Jaket pelampung sebaiknya tidak dilepas meski penumpang merasa sudah berada di tempat aman. Kondisi laut dapat berubah dan situasi darurat bisa kembali terjadi.

4. Jangan berebut saat evakuasi

Saat terjadi keadaan darurat, penumpang sebaiknya tidak berebut menuju satu titik. Ikuti jalur evakuasi dan arahan awak kapal agar proses penyelamatan berlangsung tertib.

Awak kapal mengetahui lokasi serta penggunaan berbagai perlengkapan keselamatan, sehingga instruksi mereka menjadi acuan utama selama proses evakuasi.

5. Kenali jalur evakuasi sejak awal

Sebelum atau selama perjalanan, penumpang dapat memperhatikan informasi keselamatan yang diberikan oleh awak kapal. Mengetahui jalur keluar dan lokasi perlengkapan keselamatan dapat membantu penumpang bertindak lebih terarah apabila kondisi darurat terjadi.

6. Tetap bersama kelompok

Jika sudah berada di laut, sebaiknya jangan berenang sendirian. Seseorang yang berenang sendirian akan lebih sulit untuk ditemukan.

Gunakan alat komunikasi atau perangkat penanda keadaan darurat yang tersedia untuk mempermudah proses penyelamatan. Hindari menggunakan perangkat secara berlebihan agar baterai tidak cepat habis.

7. Jangan kembali ke kapal

Meskipun kondisi kapal terlihat bisa mengapung, tetapi kapal belum tentu aman untuk dinaiki kembali. Kondisi kapal bisa mengalami perubahan, seperti masalah keseimbangan, kebocoran, atau masalah lainnya.

Oleh karena itu, sebaiknya penumpang tidak kembali menaiki kapal sebelum adanya instruksi dari awak kapal.

demikian beberapa tips keselamatan dan evakuasi jika terjadi kecelakaan saat menaiki kapal laut. Semoga bermanfaat.

(dsd/rti)
KOMENTAR

TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK