Saran Pramugari ke Penumpang: Bawa Camilan Sendiri ke Pesawat

CNN Indonesia
Jumat, 25 Sep 2026 17:45 WIB
Saran Pramugari ke Penumpang: Bawa Camilan Sendiri ke Pesawat
Ilustrasi penumpang di dalam kabin pesawat. (istockphoto/AlxeyPnferov)
Jakarta, CNN Indonesia --

Bagi sebagian penumpang, makanan yang disajikan di pesawat menjadi salah satu hal yang dinantikan setelah melewati berbagai proses di bandara.

Namun, seorang pramugari justru menyarankan penumpang pesawat untuk mempertimbangkan membawa camilan sendiri.

Kamila Jakubjakova, seorang pramugari yang telah bekerja selama lebih dari tiga tahun di sejumlah maskapai besar, termasuk Emirates, menyarankan penumpang untuk membawa camilan sendiri, terutama jika sedang mengurangi asupan garam dan gula.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan makanan yang disajikan di pesawat cenderung memiliki kandungan garam dan gula sekitar 20 persen lebih tinggi dibandingkan makanan biasa.

Penambahan garam dan gula tersebut berkaitan dengan perubahan kemampuan indera pengecap selama penerbangan.

Kondisi udara dan tekanan di dalam kabin membuat makanan dapat terasa lebih hambar sehingga perusahaan katering maskapai perlu menyesuaikan rasa makanan agar tetap terasa nikmat bagi penumpang.

Mengutip Travel + Leisure, udara di dalam kabin pesawat sangat kering sehingga dapat mengurangi kelembapan pada saluran hidung dan pernapasan, yang kemudian memengaruhi kemampuan penciuman dan pengecapan.

Pada ketinggian sekitar 30.000 kaki, kelembapannya diperkirakan hanya sekitar 12 persen. Ditambah, perubahan tekanan udara dan suara mesin pesawat juga turut berperan.

Akibatnya, sensitivitas terhadap rasa manis dan asin dapat berkurang sehingga makanan terasa lebih hambar. Sementara itu, rasa pahit, asam, dan pedas relatif tidak terlalu terpengaruh.

Meski begitu, bukan berarti semua makanan pesawat memiliki kualitas yang sama. Sejumlah maskapai justru memberikan perhatian khusus pada menu penerbangan dengan menggunakan bahan berkualitas dan membuat hidangan dengan cita rasa yang lebih kuat.

Turkish Airlines, Singapore Airlines, Emirates, Qatar Airways, dan Air France adalah beberapa maskapai yang dikenal memperhatikan kualitas makanan di dalam pesawat.

Turkish Airlines juga memenangkan kategori Best Business Class Onboard Catering dalam Skytrax World Airline Awards 2025, sedangkan Singapore Airlines meraih penghargaan Best First Class Onboard Catering.

Sebagai alternatif, penumpang dapat membawa makanan padat ke dalam tas kabin. Beberapa pilihan yang praktis antara lain granola bar, fruit bar, crackers, atau camilan kemasan yang tidak mudah berantakan.

Namun, penumpang sebaiknya memperhatikan jenis makanan yang dibawa. Makanan dengan aroma menyengat, terlalu berantakan, atau sulit dimakan di ruang sempit sebaiknya dihindari agar tidak mengganggu penumpang lain.

Untuk makanan berbentuk cair atau gel perlu memerhatikan aturan keamanan penerbangan karena umumnya dibatasi maksimal 100 mililiter dalam penerbangan yang mengikuti aturan TSA.

(dsd/wiw)
placeholder