5 Faktor Bikin Tiket Pesawat Domestik Lebih Mahal dari ke Luar Negeri

CNN Indonesia
Kamis, 24 Sep 2026 06:00 WIB
5 Faktor Bikin Tiket Pesawat Domestik Lebih Mahal dari ke Luar Negeri
Ilustrasi penerbangan. (Foto: Barn Images)

3. Kapasitas penerbangan terbatas

Harga tiket sangat dipengaruhi oleh jumlah kursi yang tersedia dan permintaan penumpang. Ketika kursi yang tersedia lebih sedikit sementara permintaan tetap tinggi, maskapai memiliki dapat mempertahankan harga pada tingkat yang lebih tinggi.

Hal tersebut terlihat di Amerika Serikat pada 2026. Fortune mencatat maskapai memangkas sejumlah kapasitas domestik ketika permintaan perjalanan tetap kuat, sehingga harga penerbangan domestik ikut terdorong naik.

Kondisi serupa juga dapat terjadi di Indonesia. Setiap rute memiliki jumlah penerbangan, kapasitas pesawat, dan tingkat keterisian yang berbeda. Karena itu, harga tiket tidak bisa ditentukan hanya berdasarkan jarak tempuh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

4. Tingkat persaingan antar-maskapai

Persaingan juga berpengaruh terhadap harga tiket. Jika sebuah rute dilayani banyak maskapai dengan kapasitas yang cukup besar, maskapai harus mempertimbangkan harga kompetitor ketika menentukan tarif.

Government Accountability Office (GAO) Amerika Serikat dalam laporan 2026 menemukan bahwa persaingan yang lebih kuat dapat mendorong tarif lebih rendah.

Studi-studi yang dikaji GAO juga menunjukkan bahwa ketika merger mengurangi jumlah kompetitor pada rute tertentu, tarif dapat meningkat dalam jangka pendek.

Artinya, sebuah rute internasional yang dilayani banyak maskapai dapat memiliki tekanan persaingan yang berbeda dengan rute domestik tertentu. Namun, hal ini tidak berarti penerbangan internasional secara otomatis lebih kompetitif karena kondisi setiap rute berbeda.

5. Jarak penerbangan bukan satu-satunya penentu harga

Terakhir, harga tiket tidak dihitung hanya berdasarkan seberapa jauh pesawat terbang. Maskapai juga harus memperhitungkan berbagai biaya yang muncul setiap kali pesawat beroperasi, termasuk biaya bandara, awak pesawat, perawatan, serta penggunaan pesawat.

Pada penerbangan jarak pendek, sejumlah biaya tersebut harus ditanggung dalam perjalanan yang lebih singkat, sehingga, penerbangan jarak pendek dapat memiliki biaya per unit yang lebih tinggi karena proporsi biaya pendaratan, handling, proses lepas landas dan mendarat, serta turn around yang lebih besar.

(dsd/wiw)


[Gambas:Video CNN]

HALAMAN:
1 2