Kemenkes Deteksi Kasus Super Flu di RI, Ini Sebaran Wilayahnya

CNN Indonesia
Rabu, 23 Sep 2026 20:00 WIB
Kemenkes RI melaporkan temuan kasus super flu di 13 provinsi sepanjang 2026.
Ilustrasi. Kemenkes RI melaporkan temuan kasus super flu di 13 provinsi sepanjang 2026. (istockphoto/wichayada suwanachun)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melaporkan situasi terkini kasus influenza di Indonesia. Salah satu yang banyak ditemukan adalah infeksi influenza A (H3N2) subclade K atau yang biasa disebut dengan 'super flu'.

Data kumulatif sejak Januari 2026 menemukan, super flu telah terdeteksi di sebanyak 13 provinsi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang digunakan istilahnya Influenza tipe A (H3N2) subclade K. Data tersebut merupakan data kumulatif dari Januari 2026," ujar Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, Selasa (22/9), mengutip detikhealth.

Kasus subclade K terbanyak ditemukan di Jawa Timur dan Kalimantan Selatan. Masing-masing wilayah mencatat 18 kasus atau sekitar 24 persen dari total kasus yang tercatat.

Berikut detail sebaran kasus super flu atau influenza A (H3N2) subclade K:

1. Jawa Timur (18 kasus)
2. Kalimantan Selatan (18 kasus)
3. Jawa Barat (12 kasus)
4. DKI Jakarta (11 kasus)
5. Sumatera Selatan (5 kasus)
6. Sumatera Utara (3 kasus)
7. Bali (2 kasus)
8. Nusa Tenggara Timur (2 kasus)
9. Nusa Tenggara Barat (1 kasus)
10. Sulawesi Utara (1 kasus)
11. Jawa Tengah (1 kasus)
12. Sulawesi Selatan (1 kasus)
13. DI Yogyakarta (1 kasus)

Apa itu 'super flu'?

Subclade K pada dasarnya merupakan mutasi dari virus influenza yang telah lama beredar. Namun, perubahan genetik membuat karakter virus menjadi berbeda.

Subclade K disebut lebih mudah menyebar dan menular. Pasalnya, kemampuan virus untuk berkembang biak lebih cepat di saluran pernapasan manusia.

Varian influenza satu ini memiliki laju replikasi yang lebih cepat di saluran napas. Viral load di saluran napas juga lebih tinggi, yang bisa meningkatkan potensi penularan.

Gejala infeksi influenza A subclade K juga disebut lebih berat. Gejalanya bisa berupa demam tinggi 39-41 derajat Celcius, nyeri otot hebat, sakit kepala berat, kelelahan ekstrem, dan batuk kering.

Selain tingkat keparahan, durasi flu juga jadi pembeda antara flu musiman dan subclade K. Super flu umumnya memiliki durasi lebih panjang.

Jangan tunda pemeriksaan medis jika Anda mengalami gejala flu yang tampak tak biasa. Jika 3-5 hari gejala sudah terasa berat, segera periksakan diri ke dokter.

(asr)