Transformasi digital di Indonesia terus berkembang seiring dengan semakin luasnya pemanfaatan teknologi di sektor pemerintahan dan dunia usaha. Kondisi ini turut mendorong kebutuhan terhadap perangkat komputasi yang memiliki performa, keamanan, dan keandalan untuk mendukung aktivitas kerja.
Di tengah pertumbuhan tersebut, kemampuan Indonesia untuk mengambil peran dalam industri dan rantai pasok teknologi menjadi semakin penting. Hal inilah yang turut mendorong ASUS Business memperkuat kapabilitas produksi perangkat komersial di dalam negeri.
ASUS Business merupakan penyedia solusi komputasi untuk sektor korporasi, institusi pemerintah, hingga usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia. Portofolio yang ditawarkan mencakup laptop, desktop, all-in-one PC, hingga workstation untuk mendukung berbagai kebutuhan profesional.
Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui keberlanjutan produksi unit dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) ASUS Business di Batam. Produksi lokal ini menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara teknologi, industri, dan sumber daya manusia di dalam negeri sekaligus berkontribusi terhadap penguatan ekosistem industri teknologi nasional.
Dalam kunjungan ke fasilitas produksi ASUS Business di Batam, media berkesempatan melihat langsung sejumlah tahapan perakitan perangkat komputasi untuk kebutuhan bisnis. Salah satu perangkat yang dirakit di fasilitas tersebut adalah ExpertCenter PG500MV.
Desktop tersebut ditenagai Intel® Core™ 7 Processor 240H dan dirancang untuk menghadirkan komputasi berperforma tinggi bagi kebutuhan industri. Proses produksinya mencakup sejumlah tahapan, mulai dari pemasangan mainboard dan komponen utama, instalasi kartu grafis diskrit, hingga pengujian burn-in dan stress test.
Setelah melalui rangkaian pengujian, perangkat menjalani proses quality control sebelum dikemas dan didistribusikan kepada konsumen. Setiap tahapan produksi dilakukan berdasarkan standar kualitas ASUS guna memastikan perangkat memiliki tingkat keandalan yang sesuai dengan kebutuhan bisnis.
Perangkat tersebut ditujukan untuk mendukung berbagai pekerjaan profesional, termasuk desain, pengolahan data, analitik, hingga aktivitas multitasking dengan beban kerja tinggi.
Fasilitas produksi ASUS Business di Batam sendiri telah menjadi salah satu basis manufaktur perangkat komersial ASUS di Indonesia. Kapasitas produksi laptop di fasilitas tersebut mencapai hingga 700 unit per hari dengan dukungan tenaga kerja lokal.
Dengan mulai diperluasnya produksi ke lini desktop bisnis, cakupan perangkat ASUS yang dirakit di Indonesia turut bertambah. Langkah ini sekaligus memperluas kemampuan manufaktur lokal untuk memenuhi kebutuhan pasar komputasi bisnis di Tanah Air.
Perkuat Komitmen terhadap Pasar Indonesia
Commercial Director ASUS Indonesia Eric Khoven mengatakan peningkatan produksi lokal merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan solusi teknologi yang sesuai dengan kebutuhan bisnis dan institusi di Indonesia.
"Perluasan produksi lokal merupakan bagian dari komitmen ASUS untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ekosistem teknologi dan manufaktur di Indonesia," sebut Eric.
"Kami melihat kebutuhan bisnis di Indonesia terus berkembang, khususnya akan performa, keamanan, keandalan, dan solusi perangkat kerja," sebutnya.
Ke depannya, Eric mengatakan ASUS Business akan terus mengeksplorasi peluang untuk memperluas portofolio produk yang diproduksi secara lokal. Langkah tersebut diarahkan untuk menjawab kebutuhan perusahaan, institusi pemerintah, serta berbagai sektor industri di Indonesia.
Selain memperluas portofolio perangkat yang dirakit di dalam negeri, ASUS Business juga menyiapkan layanan purna jual untuk mendukung kebutuhan pelanggan bisnis dalam jangka panjang.
Layanan tersebut antara lain mencakup warranty extension hingga lima tahun serta onsite service yang memungkinkan penanganan teknis dilakukan langsung di lokasi usaha pelanggan.
Penguatan kapasitas produksi desktop bisnis di Batam juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang ASUS Business di pasar komputer bisnis Indonesia.
Berdasarkan data IDC 2025, ASUS Business Indonesia menempati peringkat pertama untuk kategori All-in-One Indonesia Commercial PC, peringkat kedua untuk segmen SMB Indonesia Commercial PC, serta peringkat ketiga untuk segmen Government Indonesia Commercial PC.
Capaian tersebut menunjukkan posisi ASUS Business di sejumlah segmen pasar komputer komersial Indonesia. Perusahaan kemudian menjadikannya sebagai salah satu pijakan untuk melanjutkan investasi jangka panjang di Indonesia, termasuk melalui pengembangan kapabilitas manufaktur lokal.
"Dengan kombinasi antara posisi pasar yang solid, penguatan produksi lokal, dan dukungan layanan purna jual menyeluruh, ASUS Business Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai mitra teknologi jangka panjang bagi sektor korporasi, pemerintahan, dan UMKM di Indonesia," sebut Eric.
(adv/adv)