Teknologi Robotik untuk Operasi Lutut, Bantu Pemulihan Lebih Optimal

Mayapada Hospital | CNN Indonesia
Senin, 28 Sep 2026 16:25 WIB
(Foto: dok Mayapada Hospital)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pasien yang membutuhkan operasi penggantian sendi lutut, kerap mempertanyakan jika manfaat penggunaan teknologi robotik lebih besar dibandingkan prosedur konvensional.

Terlebih, operasi sendi lutut ini bukan hanya bertujuan mengganti sendi yang rusak, tetapi juga membantu mengembalikan fungsi agar pasien dapat kembali bergerak dan menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman.

Dalam Total Knee Arthroplasty (TKA) atau operasi penggantian sendi lutut, dokter perlu menentukan ukuran dan posisi implan, melakukan pemotongan tulang, serta memastikan keseimbangan jaringan lunak agar lutut tetap stabil dan memiliki rentang gerak yang baik.

Dalam hal ini, teknologi robotik membantu dokter melakukan proses tersebut secara lebih terukur dan presisi. Dokter Jifaldi Afrian Maharaja, Sp.OT, Subsp. PL, FIOTA dari Mayapada Hospital Surabaya menjelaskan bahwa pada prosedur ini, keseimbangan lutut turut menentukan pemasangan implan.

"Teknologi robotik membantu kami melakukan pemotongan tulang dan menempatkan implan sesuai rencana, sekaligus mengevaluasi keseimbangan jaringan lunak selama operasi. Dengan begitu, tindakan dapat disesuaikan dengan anatomi dan kondisi masing-masing pasien," kata dr. Jifaldi.

Dukungan tersebut juga terlihat pada proses pemulihan pasien. Dalam perbandingan TKA dengan bantuan teknologi robotik dan prosedur konvensional, rata-rata lama rawat inap tercatat 2,48 hari dibandingkan 3,66 hari, sementara jarak berjalan pada hari pertama setelah operasi mencapai 22,2 meter dibandingkan 11,3 meter.

Selain itu, rata-rata durasi operasi juga lebih singkat, yaitu 78,2 menit dibandingkan 85,5 menit.

Meski teknologi robotik dapat membantu meningkatkan presisi selama operasi, hasil tindakan ditegaskan tetap bergantung pada keahlian dokter dalam menyesuaikan prosedur dengan kondisi pasien.

"Dokter tetap memegang peran utama dalam menentukan rencana dan keputusan klinis. Kami juga berkolaborasi dengan tim dokter multidisiplin untuk menyesuaikan perawatan dengan kebutuhan pasien. Salah satunya dalam penerapan TKA dengan bantuan teknologi VELYS™ Robotic-Assisted Solution di MHSB, di mana pasien dapat mulai berjalan dalam 2 hari setelah operasi," ujar dr. Jifaldi.

Pemulihan pasien juga didukung melalui Enhanced Recovery After Surgery (ERAS®), yaitu protokol perawatan komprehensif yang dirancang untuk membantu mempercepat proses pemulihan.

Penerapan ERAS® dapat membantu pasien mulai bergerak lebih dini dan menjalani pemulihan secara lebih terarah, termasuk mendukung lama rawat (Length of Stay/LOS) yang lebih singkat.

Kini, ERAS® telah menjadi bagian penting dalam layanan bedah modern di berbagai rumah sakit berstandar global di Eropa, Amerika Serikat, Australia, hingga Asia.

Di Mayapada Hospital Surabaya (MHSB), standar perawatan berbasis ERAS® telah diikuti secara komprehensif untuk prosedur Robotic Total Knee Replacement (TKR). Langkah ini pun mendapat pengakuan dari ERAS® Society, dengan MHSB menjadi rumah sakit pertama di Indonesia yang menerima sertifikasi ERAS® untuk TKR.

Pendekatan serupa turut diterapkan pada tindakan penggantian sendi lutut dengan bantuan CUVIS-Joint Robotic System.

Dokter Endro Tomo Sumargono, Sp.OT, Subsp. PL (K) dari Mayapada Hospital Kuningan menyampaikan, teknologi CUVIS membantu dokter menilai keseimbangan jaringan lunak secara real time atau langsung selama operasi. Hasilnya, pemotongan tulang dapat dilakukan secara lebih presisi, dengan penyesuaian posisi implan berdasarkan respons lutut.

"Selama tindakan, dokter tidak hanya perlu memastikan posisi implan sesuai rencana, tetapi juga memastikan keseimbangan lutut tercapai saat lutut bergerak. Pendekatan ini membantu mendapatkan lutut yang stabil, seimbang, dan tetap memiliki fungsi gerak yang baik setelah operasi," tutur dr. Endro.

Untuk membantu kebutuhan pasien dengan gangguan tulang dan sendi, Orthopedic Center Mayapada Hospital menghadirkan layanan yang didukung Orthopedic Board, serta tim dokter spesialis dan subspesialis ortopedi untuk penanganan sesuai kebutuhan pasien.

Layanan penggantian sendi lutut dengan bantuan teknologi robotik tersedia di Mayapada Hospital Surabaya (MHSB) melalui VELYS™ Robotic-Assisted Solution, yang juga didukung protokol ERAS guna mengoptimalkan proses pemulihan pasien.

Sementara itu, CUVIS-Joint Robotic System tersedia di Mayapada Hospital Kuningan (MHKN) sebagai salah satu pilihan teknologi dalam tindakan penggantian sendi lutut.

Informasi tentang kesehatan, termasuk lutut, bisa diakses lewat Call Center Mayapada Hospital di 150770, WhatsApp 0817-17-150770, Emergency 150990 atau melalui aplikasi MyCare.

Pada aplikasi MyCare, tersedia pula fitur Personal Health untuk menghitung detak jantung, langkah kaki, kalori terbakar, hingga Body Mass Index (BMI).

(rea/rir)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK