Cacing merupakan parasit yang umum ditemukan pada anjing. Ciri-ciri anjing cacingan di antaranya, batuk, muntah, diare, dan lesu. Sebaiknya segera tangani sebelum semakin parah.
Pemilik 'anabul' tentu tidak ingin anak-anaknya sakit. Pun sebaiknya pemilik hewan peliharaan termasuk anjing cukup peka untuk mengenali kondisi mereka saat sakit. Cacingan jadi salah satu masalah umum pada anjing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagian orang menganggap anjing yang cacingan dapat terlihat dari kondisi feses yang bercampur dengan cacing. Namun ternyata tidak semua cacing dapat dilihat dengan mata telanjang.
Ciri-ciri anjing cacingan
Mengutip PetMD, cacing pada anjing umumnya hidup dalam usus. Penyebaran cacing dapat terjadi melalui tanah yang terkontaminasi, kotoran, kutu, atau hewan yang terinfeksi.
Infeksi cacing pada anjing biasanya terjadi karena interaksi dengan anjing lain di tempat umum, di tempat perawatan atau penitipan hewan. Berikut beberapa ciri anjing yang terinfeksi cacing.
1. Batuk
Batuk merupakan tanda umum infeksi cacing pada anjing. Mengenali jenis batuk dan seberapa lama batuk tersebut berlangsung sangat penting untuk deteksi dan penanganan dini.
2. Muntah
Muntah yang disertai dengan cacing yang terlihat dapat mengindikasikan infeksi cacing gelang. Muntah yang sering terjadi harus segera diperiksakan ke dokter hewan untuk memastikan tidak ada masalah kesehatan lain.
3. Diare
Cacing dapat menyebabkan tinja lembek dan diare pada anjing yang berpotensi menyebabkan dehidrasi. Diare berdarah, terutama pada anjing yang terinfeksi cacing tambang, membutuhkan penanganan dokter hewan untuk mencegah komplikasi serius.
4. Lemah
Anjing yang terinfeksi cacing bisa menjadi lesu dan kurang aktif akibat hilangnya darah dan nutrisi. Cacing tambang, khususnya, dapat mengancam jiwa jika tidak segera ditangani, baik pada anak anjing maupun dewasa.
5. Perut buncit
Penampilan perut yang kembung atau buncit yang umum terjadi pada anak anjing dapat menunjukkan ciri-ciri anjing cacingan.
6. Perubahan nafsu makan
Anjing dengan infeksi cacing akan mengalami penurunan atau peningkatan nafsu makan secara tiba-tiba. Meskipun nafsu makan meningkat, penurunan berat badan tetap terjadi sehingga diperlukan pemeriksaan oleh dokter hewan.
7. Bulu kusam
Bulu yang kusam dan kering, rontok atau ruam bisa menjadi tanda adanya masalah seperti cacingan. Selain cacingan, berbagai parasite lain juga dapat menyebabkan kerontokan bulu, jadi konsultasilah dengan dokter hewan.
8. Gatal dan iritasi kulit
Iritasi kulit, ruam dan rasa gatal yang meningkat dapat timbul akibat infeksi cacing yang parah. Gejala tersebut dapat memicu perilaku seperti menggigit atau menjilat tubuh untuk meredakan rasa gatal.
9. Terlihat tidak nyaman
Lihat Juga : |
Rasa tidak nyaman anjing akan terlihat seperti menyeret-nyeret bokong di tanah atau menjilat area sekitarnya secara berlebihan. Perilaku ini sering kali disebabkan oleh iritasi akibat cacing atau telurnya.
10. Perubahan pada kotoran
Perubahan pada kotoran yang tidak normal dari segi warna, konsistensi ataupun bau dapat menjadi ciri-ciri anjing cacingan.
Perhatikanlah kebiasaan anjing untuk buang air karena perubahan apa pun yang menetap dan mengindikasikan masalah kesehatannya.
(glo/els)

