WHO Ungkap Aktivitas Influenza Mulai Naik di Sejumlah Negara Asia

CNN Indonesia
Kamis, 01 Okt 2026 17:00 WIB
Kasus influenza menurut WHO
Ilustrasi. WHO memaparkan data mengenai kasus influenza di dunia yang kini didominasi influenza A. (Getty Images/Oscar Wong)
Jakarta, CNN Indonesia --

Batuk, pilek, dan badan meriang mungkin terasa seperti keluhan yang biasa muncul saat banyak orang mulai terserang flu. Dalam beberapa pekan terakhir, aktivitas influenza memang mulai menunjukkan peningkatan di sejumlah negara Asia.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat aktivitas influenza global masih tergolong rendah. Meski begitu, peningkatan mulai terlihat di sejumlah negara, termasuk beberapa negara di Asia Tenggara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melansir Global Respiratory Virus Activity: Weekly Update No. 597 yang diterbitkan 30 September 2026, WHO mencatat positivity rate influenza global berada di sekitar 10 persen pada pekan ke-38, yang berakhir 20 September.

Artinya, sekitar 10 persen sampel yang diperiksa terdeteksi positif influenza.

WHO menegaskan angka tersebut belum menunjukkan lonjakan influenza secara global. Aktivitas influenza dunia masih tergolong rendah dan virus influenza A masih menjadi jenis yang paling banyak ditemukan.

Meski secara global masih rendah, gambaran di beberapa wilayah Asia menunjukkan tren yang perlu diperhatikan.

WHO mencatat positivity influenza lebih dari 30 persen di sejumlah negara di Asia Tenggara dan Oseania. Peningkatan kecil aktivitas influenza juga terlihat di beberapa negara Asia Tenggara.

Data tersebut sejalan dengan laporan regional WHO Western Pacific yang dirilis 24 September 2026. Dalam Respiratory Viruses Surveillance Bulletin: Epidemiological Week 37, WHO mencatat positivity influenza di kawasan tersebut meningkat dari 14 persen pada pekan ke-35 menjadi 16 persen pada pekan ke-37.

Aktivitas influenza juga meningkat di sebagian besar negara dalam zona Asia Tenggara. Pengecualian pada periode tersebut adalah Malaysia, Filipina, dan Vietnam yang tidak menunjukkan peningkatan aktivitas.

Influenza A masih mendominasi

Laporan WHO terbaru juga menunjukkan bahwa influenza A masih menjadi virus yang paling banyak terdeteksi secara global.

Pada pekan ke-38, WHO mencatat influenza A mendominasi deteksi. Di wilayah Asia Tenggara dan beberapa wilayah Asia lainnya, influenza A(H1N1)pdm09 menjadi subtipe yang dominan di antara wilayah dengan aktivitas influenza yang meningkat.

Sementara itu, data regional Western Pacific menunjukkan komposisi yang sedikit berbeda. Pada pekan ke-37, influenza A(H3) menyumbang 48,4 persen dari seluruh deteksi di kawasan tersebut, disusul influenza A(H1N1)pdm09 sebesar 26,7 persen dan influenza B(Victoria) sebesar 23,8 persen.

Perbedaan angka tersebut terjadi karena laporan global dan regional menggunakan cakupan wilayah serta periode pelaporan yang berbeda.

Laporan ini sebagai tanda bahwa aktivitas influenza mulai meningkat di beberapa wilayah, bukan sebagai tanda bahwa dunia sedang mengalami lonjakan flu secara keseluruhan.

Bagi masyarakat, tren ini tetap menjadi pengingat untuk memperhatikan gejala infeksi saluran pernapasan, terutama ketika berada di lingkungan padat atau ketika banyak orang di sekitar mulai mengalami batuk dan pilek.

(anm/els)