6 Cara Memilih Ikan Cupang untuk Akuarium, Kenali Ciri yang Sehat

CNN Indonesia
Minggu, 11 Okt 2026 14:40 WIB
Ilustrasi. Cara memilih ikan cupang untuk akuarium bisa dilihat dari tanda-tanda ikan yang sehat, mulai dari kondisi sirip hingga bentuk tubuh. (iStockphoto/zygotehasnobrain)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ikan cupang yang sehat tidak selalu bisa dikenali hanya dari warna tubuhnya yang menarik. Maka, mengetahui informasi cara memilih ikan cupang untuk akuarium perlu dilakukan agar bisa melihat kondisi fisik dan perilakunya secara menyeluruh, mulai dari sirip hingga cara ikan berenang.

Dengan begitu, ikan yang dipilih bukan hanya terlihat cantik, tetapi juga menunjukkan kondisi yang baik sejak dibeli.

Beberapa tanda dapat menjadi perhatian utama saat memilih ikan di toko. Sirip yang utuh, gerakan yang aktif, tubuh yang proporsional, insang yang tidak membengkak, dan respons yang baik terhadap makanan merupakan ciri yang perlu diperiksa sebelum membawa ikan cupang pulang.

Berikut beberapa cara memilih ikan cupang untuk akuarium yang bisa Anda coba.

1. Periksa kondisi sirip

Sirip menjadi bagian pertama yang perlu diperhatikan saat memilih ikan cupang. Sirip yang sehat tidak menguncup, tidak robek, dan tidak menunjukkan tanda jamur atau infeksi.

Sirip yang rusak atau terjepit dapat menjadi petunjuk bahwa ikan mengalami masalah kesehatan atau pernah berada dalam kondisi pemeliharaan yang kurang baik.

2. Pilih ikan yang aktif

Pergerakan ikan juga memberikan gambaran mengenai kondisinya. Cupang yang sehat umumnya berenang dengan percaya diri dan merespons lingkungan di sekitarnya.

Untuk membedakan ikan yang sedang beristirahat dengan ikan yang benar-benar tidak sehat, perhatikan responsnya ketika didekati. Ikan yang tertarik pada tangan atau menunjukkan respons terhadap makanan dapat menjadi pilihan yang lebih baik.

3. Perhatikan bentuk tubuh

Bentuk tubuh perlu diperiksa dari samping. Pilih ikan dengan tulang belakang yang lurus dan kemampuan berenang yang baik.

Hindari ikan yang terlihat kesulitan berenang, terus berada di dasar wadah, atau memiliki tulang belakang yang bengkok. Namun, beberapa jenis cupang bersirip panjang memang dapat berenang lebih lambat karena ukuran siripnya.

4. Cek kondisi insang

Insang yang terlihat membengkak atau menonjol dari bagian kepala perlu diwaspadai. Insang sebaiknya terlihat proporsional dan tidak mengalami pembengkakan.

Kondisi insang menjadi salah satu bagian yang kerap terlewat ketika calon pembeli hanya berfokus pada warna dan bentuk sirip.

5. Pilih warna yang disukai

Setelah kondisi kesehatan diperiksa, warna dapat menjadi pertimbangan berikutnya. Pilih ikan dengan warna dan pola yang benar-benar disukai karena tampilan merupakan bagian dari daya tarik ikan cupang sebagai hewan peliharaan.

Namun, warna sebaiknya tidak menjadi satu-satunya dasar dalam memilih.

6. Pastikan ikan tidak menunjukkan infeksi

Periksa bagian tubuh dan sirip untuk memastikan tidak ada tanda infeksi bakteri, jamur, atau kerusakan lainnya. Jika menemukan kelainan, sebaiknya pilih ikan lain yang menunjukkan kondisi fisik lebih baik.

(gas/asr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK