6 Pilihan Makanan 'Pembersih' Lambung, Bikin Pencernaan Lancar

CNN Indonesia
Rabu, 07 Okt 2026 07:30 WIB
Ilustrasi. Ada beberapa jenis makanan yang ramah bagi lambung, dan bisa baik pula untuk pencernaan secara keseluruhan. Apa saja itu? (iStockphoto/libre de droit)
Jakarta, CNN Indonesia --

Lambung memiliki fungsi penting bagi pencernaan. Jangan sampai makanan tertentu membuat fungsinya jadi terganggu, seperti kembung hingga nyeri lambung.

Mengutip Cleveland Clinic, lambung membantu memulai proses pencernaan dengan mengolah makanan menggunakan asam dan enzim. Setelah itu, makanan bergerak menuju usus halus untuk diproses lebih lanjut.

Jadi, untuk menjaga kesehatan pencernaan membutuhkan pola makan yang seimbang, bukan sekadar mengandalkan satu jenis makanan.

Istilah makanan pembersih lambung sering digunakan untuk menyebut makanan yang mendukung fungsi pencernaan, tetapi tidak berarti makanan tersebut dapat "mencuci" atau mendetoksifikasi lambung.

Merangkum dari berbagai sumber, berikut ini enam pilihan yang bisa menjadi bagian dari menu harian:

1. Sayuran berdaun hijau

Menurut laman Johns Hopkins Medicine, bayam dan kale mengandung serat serta nutrisi seperti folat dan vitamin C, K, dan A. Sayuran sangat aman bagi lambung yang sensitif.

Selain itu, serat membantu mendukung pergerakan usus, sedangkan beberapa jenis gula alami dalam sayuran hijau dapat menjadi sumber makanan bagi bakteri baik di usus.

2. Alpukat

Alpukat mengandung serat dan kalium yang mendukung fungsi tubuh, termasuk sistem pencernaan. Buah ini juga relatif rendah fruktosa dibandingkan beberapa buah lain sehingga mungkin lebih mudah ditoleransi oleh sebagian orang yang sensitif terhadap fruktosa.

Namun, alpukat tinggi lemak dan kalorinya, jadi konsumsilah dalam porsi wajar. Misalnya, tambahkan beberapa irisan ke roti atau salad.

3. Sayuran fermentasi

Kimchi dan sauerkraut menjadi contoh sayuran fermentasi yang memiliki cita rasa khas. Menurut BBC Good Food, proses fermentasi melibatkan mikroorganisme, dan makanan fermentasi dapat membawa mikroba yang mungkin berinteraksi dengan lingkungan usus.

Dampaknya bisa berbeda pada tiap orang, sehingga pilih produk yang sesuai dan perhatikan kandungan garamnya. Mulailah dengan porsi kecil, terutama jika belum terbiasa mengonsumsi makanan fermentasi.

4. Biji-bijian utuh

Oat dan beras merah merupakan sumber serat yang dapat membantu menjaga keteraturan buang air besar. Serat larut dari oat juga bisa menjadi pilihan bagi orang yang merasa kembung saat mengonsumsi jenis serat tertentu.

Masukkan biji-bijian utuh ke dalam menu secara perlahan, lalu tingkatkan porsinya sesuai toleransi tubuh. Jangan lupa minum cukup air agar serat dapat bekerja dengan baik.

5. Jahe

Jahe sudah lama digunakan dalam makanan dan minuman untuk membantu meredakan rasa mual pada sebagian orang. Senyawa alami seperti gingerol juga memiliki sifat antioksidan.

Coba tambahkan irisan jahe segar ke teh, sup, atau tumisan. Jahe dapat menjadi pelengkap pola makan, tetapi bukan pengganti pengobatan jika keluhan pencernaan terus berulang.

[Gambas:Video CNN]

6. Pisang

Pisang menyediakan serat, termasuk pektin, yang membantu mendukung keteraturan buang air besar. Pisang juga mengandung serat prebiotik yang dapat dimanfaatkan bakteri baik di usus.

Itu dia beberapa rekomendasinya. Perlu diingat, makanan pembersih lambung bukanlah solusi instan untuk semua gangguan pencernaan.

Konsumsi beragam makanan bergizi, tambah serat secara bertahap, dan cukupi cairan. Jika nyeri, mual, atau perubahan pola buang air besar berlangsung lama, konsultasikan dengan tenaga kesehatan.

(rti)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK