Ingin mengusir kucing liar, tapi tidak mau menyakiti atau membuat mereka stres berlebihan? Salah satu cara yang bisa kamu lakukan adalah mengusir mereka menggunakan suara yang ditakuti kucing.
Kucing memiliki pendengaran yang sensitif sehingga suara keras dan mendadak dapat membuatnya terkejut atau menjauh. Hal ini terkadang membuat orang menggunakan suara tertentu untuk mengusir kucing liar dari halaman rumah, teras, atau area lain.
Lihat Juga : |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua kucing takut terhadap suara yang sama. Menggunakan suara keras secara sengaja juga dapat membuat kucing stres. Karena itu, sebaiknya pilih cara yang aman dan tidak menyakiti hewan.
Suara yang ditakuti kucing
Berikut beberapa suara yang umumnya dapat membuat kucing merasa tidak nyaman.
1. Suara penyedot debu
Melansir dari situs A-Z Animals, salah satu suara yang ditakuti kucing adalah suara penyedot debu. Suara penyedot debu cenderung keras, disertai getaran dan perubahan volume yang tiba-tiba.
Banyak kucing memilih menjauh atau bersembunyi ketika mendengarnya. Namun, suara ini sebaiknya tidak digunakan berulang kali untuk mengusir kucing liar karena dapat membuatnya ketakutan.
2. Suara petasan dan kembang api
Ledakan petasan dan kembang api dapat mengejutkan kucing karena bunyinya keras dan sulit diprediksi. Kucing mungkin langsung berlari atau bersembunyi.
Hindari menggunakan petasan untuk mengusir kucing karena dapat menyebabkan kepanikan, cedera, atau membuatnya berlari ke jalan raya.
3. Suara petir
Suara petir yang menggelegar dapat membuat kucing merasa terancam, terutama ketika disertai kilat dan angin kencang. Meski demikian, suara alam ini tidak dapat diandalkan sebagai cara untuk mengusir kucing dari suatu tempat.
4. Suara desisan
Desisan merupakan salah satu cara kucing memperingatkan hewan lain agar menjauh. Suara mendesis yang tiba-tiba bisa membuat kucing waspada.
Namun, mendesis langsung ke arah kucing liar dapat memicu respons defensif, sehingga bukan pilihan yang disarankan.
5. Teriakan atau suara manusia yang keras
Sebagian kucing akan menjauh ketika mendengar orang berteriak atau berbicara dengan suara keras. Akan tetapi, membentak kucing berulang kali dapat membuatnya stres dan justru terbiasa bersembunyi di sekitar rumah.
6. Musik dengan volume tinggi
Musik yang keras, terutama dengan suara melengking dan dentuman bass, dapat mengganggu kucing. Namun, memutar musik keras untuk mengusirnya tidak disarankan karena dapat mengganggu pendengaran dan kenyamanan hewan maupun tetangga.
7. Suara pintu dibanting
Bunyi pintu yang dibanting dapat membuat kucing terkejut karena muncul secara mendadak. Meski bisa membuatnya menjauh sesaat, cara ini tidak efektif untuk mencegah kucing kembali.
8. Suara blender dan peralatan dapur
Blender, mixer, dan alat pengolah makanan menghasilkan suara berdengung atau melengking. Banyak kucing menghindarinya karena tidak nyaman. Namun, suara peralatan rumah tangga bukan metode pengusiran yang konsisten.
9. Suara bor dan peralatan konstruksi
Suara bor, gergaji listrik, dan palu dapat membuat kucing menjauh dari area renovasi. Suara tersebut sebaiknya hanya digunakan sesuai kebutuhan, bukan sengaja dinyalakan untuk menakuti hewan.
10. Suara sirene
Sirene ambulans, polisi, atau pemadam kebakaran memiliki nada tinggi yang berubah-ubah. Suara ini dapat mengejutkan kucing, tetapi tidak cocok digunakan sebagai cara untuk mengusirnya.
Cara aman mengusir kucing liar
Daripada mengandalkan suara yang menakutkan, kamu bisa melakukan hal lain yang bisa membuat kucing liar tidak mendekati rumahmu.
Beberapa hal yang bisa dilakukan adalah menyingkirkan sumber makanan, tutup tempat sampah, batasi akses ke area tertentu, dan gunakan penghalang fisik yang aman. Penyiram air otomatis bersensor gerak juga dapat menjadi pilihan jika digunakan dengan tekanan rendah dan tidak membahayakan hewan.
Demikian adalah beragam suara yang ditakuti kucing yang bisa dipakai untuk mengusir kucing liar dari rumah. Semoga bermanfaat.
(sac/asr)

