Turis Sebut Bandara Changi Tak Kompeten Gegara Lantainya Pakai Karpet

CNN Indonesia
Kamis, 15 Okt 2026 19:15 WIB
Ilustrasi penumpang mendorong troli di Bandara Changi, Singapura. (Istockphoto/Tatiana Dyuvbanova)
Jakarta, CNN Indonesia --

Bandara Internasional Changi Singapura menuai kritik tajam dari seorang turis asing yang menyebutnya sebagai "bandara paling tidak kompeten" yang pernah ia kunjungi. Kritikan tersebut dipicu oleh penggunaan karpet di sepanjang lantai bandara yang dinilai menyulitkan pergerakan penumpang.

Melalui serangkaian unggahan di platform X pada 9 Oktober, pengguna akun bernama Neflorious mengeluhkan bahwa karpet bandara membuat setiap proses perjalanan menjadi rumit dan melelahkan, melansir laporan AsiaOne.

"Pastikan Anda berangkat lebih awal saat hendak terbang keluar dari sini karena mereka (Bandara Changi) akan membuat hidup Anda sulit di setiap langkah," tulisnya, seperti dilansir VN Express.

Unggahan beraroma kritik tersebut langsung viral dan memicu gelombang tanggapan dari warga Singapura yang membela reputasi bandara kebanggaan mereka.

Intelektual dan kreator konten ternama Singapura, KinMun Theodore Lee, yang dikenal dengan nama Mrbrown, turut memberikan tanggapan menohok terkait keluhan lantai berkarpet tersebut pada 12 Oktober 2026.

"Untuk menjawab pertanyaan pertamanya, alasan penggunaan karpet adalah demi meredam kebisingan. Tidak ada orang yang ingin mendengar suara ribuan koper beroda ditarik di atas lantai," tegas Lee.

Ia menambahkan bahwa penumpang yang kesulitan bisa memanfaatkan fasilitas troli gratis di area bandara. Sejumlah warganet menyetujui pandangan Lee dan mengapresiasi suasana tenang yang dihasilkan oleh lantai berkarpet tersebut.

Ini bukan kali pertama penggunaan karpet di Bandara Changi memicu perdebatan di media sosial. Pada September tahun lalu, seorang turis mengunggah foto karpet Changi di platform Xiaohongshu hingga memicu pro-kontra terkait estetika versus kebersihan lantai.

Meskipun menuai kritik dari sebagian turis, Bandara Changi terus mengukuhkan posisinya di jajaran papan atas penerbangan global.

Berdasarkan ajang World Airport Awards 2026 yang digelar lembaga konsultasi penerbangan asal Inggris, Skytrax, Changi kembali dinobatkan sebagai bandara terbaik di dunia, sebuah gelar bergengsi yang kerap dipertahankannya selama satu dekade terakhir.

Kendati demikian, dalam pemungutan suara terpisah Readers' Choice Awards 2026 yang melibatkan 800 ribu pembaca majalah Condé Nast Traveller, posisi puncak Changi sempat tergeser oleh Bandara Istanbul di Turki.

(wiw)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK