Lagi Seret? Coret 6 Produk Ini dari Daftar Belanja Bulanan

CNN Indonesia
Kamis, 22 Okt 2026 02:00 WIB
Ketika sedang seret, ada beberapa produk yang bisa kamu coret dari daftar belanja bulanan biar lebih hemat tetapi kebutuhan makan tetap terpenuhi.
Ilustrasi. Ketika perlu menekan pengeluaran, ada beberapa produk yang bisa kamu coret dari daftar belanja bulanan biar lebih hemat tetapi kebutuhan makan tetap terpenuhi. (iStock/Yamtono_Sardi)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Saat kondisi keuangan sedang tak stabil, hal pertama yang direvisi biasanya daftar belanja bulanan. Mengurangi produk tertentu dari daftar tersebut, misalnya.

Namun mengurangi pengeluaran bukan berarti harus mengorbankan kebutuhan makan yang penting. Kamu bisa menyiasatinya dengan mengganti pilihan yang lebih hemat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nah, berikut ini beberapa jenis produk yang dapat dipertimbangkan untuk dicoret dari daftar belanja bulanan atau dibeli sesekali saja. Apa saja itu?

1. Buah yang sudah dipotong

Buah potong yang siap santap memang praktis, tetapi harganya biasanya lebih tinggi karena sudah dicuci, dipotong, dan dikemas.

Menurut Business Insider, margin keuntungan untuk jenis produk seperti ini biasanya mencapai 40 persen atau lebih. Jadi, kalau kamu punya waktu, cobalah membeli buah utuh lalu mengolahnya sendiri agar lebih hemat.

2. Produk yang sedang tidak musim

Masih soal buah, harga buah bisa meningkat ketika dijual bukan saat musimnya atau harus didatangkan dari jauh. Sebaliknya, buah yang sedang panen umumnya lebih mudah ditemukan dan sering kali harganya terjangkau.

Jadi, kalau kamu sedang berhemat dan ingin konsumsi buah, belilah sesuai musimnya untuk dapat harga terbaik. Selain itu, beli di pasar tradisional bisa lebih murah ketimbang toserba.

3. Saus tomat siap pakai

Makan lauk terkadang terasa tak sedap tanpa saus tomat. Namun ketimbang beli saus botolan, kamu bisa membuat saus sendiri menggunakan tomat segar.

Cara ini memungkinkanmu membuat porsi lebih banyak dan menyesuaikan rasa dengan bumbu yang tersedia di rumah. Terlebih saus buatan sendiri bisa jauh lebih sehat ketimbang botolan.

4. Bumbu dapur dalam kemasan kecil

Bumbu dapur yang dijual dalam kemasan kecil di toserba kadang lebih mahal jika dihitung berdasarkan beratnya. Cobalah cari bumbu curah di pasar tradisional, tetapi beli secukupnya agar tidak berakhir kedaluwarsa.

Penyimpanan yang tepat juga penting. Rempah yang disimpan rapat di tempat kering dapat bertahan lebih lama.

5. Makanan kaleng

Ada banyak makanan kaleng yang tampak praktis disantap, seperti sarden, kornet, tuna, hingga kacang dan buah. Namun ketimbang beli versi kalengan, umumnya beli bahan mentahnya bisa lebih murah, meski memang harus kamu olah terlebih dahulu agar rasanya nikmat.

Salah satu tips dari Eat This, Not That! Kamu bisa mengolah kacang kering menggunakan slow cooker selama 4 jam.

Tambahkan setengah bagian bawang bombai, satu lembar daun salam, dan satu siung bawang putih yang dibelah dua. Hasilnya bisa jauh lebih enak ketimbang kacang kalengan.

6. Camilan Manis

Es krim, donat, hingga camilan manis dapat membuat pengeluaran kecil menumpuk jika sering masuk dalam daftar belanja bulanan. Coba batasi pembelian untuk momen tertentu, pilih ukuran lebih kecil, atau buat camilan sederhana sendiri di rumah.

Tak semua produk perlu dihapus selamanya dari daftar belanja bulanan. Sesuaikan pilihan dengan anggaran, waktu, dan kebutuhan keluarga.

Dengan evaluasi rutin, daftar belanja bulanan bisa tetap memenuhi kebutuhan utama tanpa membuat pengeluaran sulit dikendalikan.

(rti)