Naksir Seseorang Bisa Ketahuan dari Suaranya, Lho!

CNN Indonesia
Selasa, 27 Okt 2026 04:00 WIB
Menurut studi, orang yang sedang naksir bisa diketahui dari tinggi atau rendah nada suaranya. Pria dan wanita pun menunjukkan nada yang berbeda.
Ilustrasi. Menurut sebuah studi, orang yang sedang naksir bisa diketahui dari tinggi atau rendah nada suaranya. Pria dan wanita pun menunjukkan nada yang berbeda. (iStockphoto/martin-dm)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tak semua orang menunjukkan tanda yang jelas-jelas terlihat ketika sedang jatuh cinta. Hal ini kadang bikin kita bingung, 'Dia sebenarnya naksir aku atau enggak, ya?'

Nah, supaya tidak terjebak main tebak-tebakan, sejumlah peneliti ternyata sudah menemukan misteri di balik suara orang yang sedang naksir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Studi yang dilakukan oleh Yi Zheng et al. ini, mengungkap kalau pita suara bisa menunjukkan niat romantis yang bahkan kita sendiri tak menyadarinya.

Perubahan kecil pada pola titinada atau pitch dapat menunjukkan apakah seseorang sedang naksir kita atau merasa terdorong untuk mengejar hubungan jangka panjang.

Beda nada suara antara pria dan wanita

Seperti dikutip dari Upworthy, studi yang terbit di jurnal Evolution and Human Behavior pada Maret 2020 ini, melibatkan 30 orang dewasa lajang yang diberi sesi kencan kilat. Usia mereka di kisaran 20-40 tahun.

Setelah kencan, setiap orang melaporkan siapa yang ingin mereka temui lagi. Para peneliti kemudian memeriksa semua percakapan dan menganalisis suara setiap orang.

Mereka lalu mengamati nada rata-rata, nada terendah, hingga variabilitas nada. Perubahan spontan dalam kategori-kategori ini akhirnya menunjukkan pola yang jelas.

Para peneliti menyimpulkan, ketika peserta pria berbicara dengan wanita yang ingin mereka temui lagi, mereka menurunkan nada rata-rata mereka.

Perubahan ini menjadi lebih kuat ketika ketertarikan itu berlaku dua arah. Adapun timbre vokal pria bakal turun hingga yang paling rendah ketika sedang berbincang dengan wanita yang populer di kalangan peserta lain.

Sebaliknya, wanita melakukan sesuatu yang sama sekali berbeda dan kompleks dengan suaranya. Terhadap pria yang disukainya, suara peserta wanita akan naik dan jadi lebih bervariasi.

Adapun terhadap pria yang jadi favorit di antara peserta lainnya, nada wanita akan turun lebih rendah. Namun ini terjadi hanya ketika mereka juga menyukai pria tersebut.

Studi tersebut menyebut pria lebih menyukai wanita dengan suara bernada rendah. Nada terendah wanita menyumbang hingga 55 persen penentuan preferensi pria.

Perubahan vokal ini bukanlah suatu kebetulan. Ini memang sudah tertanam di tubuh manusia. Wanita cenderung memodulasi nada suara agar lebih sesuai dengan lingkungan sosialnya.

Nada suara yang digunakan di kantor, misalnya, bisa berbeda dari nada suara ketika wanita bepergian dengan teman atau kencan.

Di sisi lain, pria menganggap menurunkan nada suara menandakan kemampuan dan kekuatan. Namun suara yang lebih rendah, terlepas dari jenis kelamin, secara alami menyampaikan kepercayaan diri, status, dan kehadiran fisik.

Nada suara saat sedang bahagian bisa beragam

Pada dasarnya, suara manusia saat sedang bahagia bisa sangat beragam nadanya, termasuk saat sedang mengalami ketertarikan asmara. Dalam emosi positif misalnya, perasaan senang, lega, tertarik, atau bangga, bahkan bisa terdengar berbeda dari nadanya.

Hal ini dibuktikan dalam sebuah studi oleh Roza G Kamiloğlu et al. yang terbit di jurnal Psychonomic Bulletin & Review (Januari 2020).

Para peneliti meninjau 108 penelitian yang mengamati cara orang berbicara dan mengeluarkan suara tanpa kata-kata, seperti tertawa atau berseru.

Hasilnya menunjukkan, secara umum suara orang yang sedang bahagia cenderung keras, bernada tinggi, dan berubah-ubah. Tinggi-rendah suara dan keras-lembutnya juga dapat berbeda tergantung pada emosi positif yang dirasakan.

Contohnya, perasaan terhibur, tertarik, dan lega biasanya disampaikan dengan nada suara lebih tinggi. Rasa puas cenderung menggunakan nada sedang. Kemudian rasa kagum disampaikan dengan nada lebih rendah.

Perbedaan cara seseorang bersuara kadang juga berkaitan dengan seberapa kuat atau berenergi emosi tersebut. Namun, kaitannya tidak selalu sama untuk semua emosi.

Jadi, sekarang kamu sudah bisa cukup menebak seberapa besar seseorang menaksirmu dari nada suaranya. Nah, kamu sendiri, bagaimana nada suaramu saat bicara dengan orang yang sedang ditaksir?

(rti)