Besok, 4 Pintu Masuk Wisata TN Tanjung Puting Ditutup Imbas Karhutla

CNN Indonesia
Jumat, 23 Okt 2026 20:45 WIB
Besok, 4 Pintu Masuk Wisata TN Tanjung Puting Ditutup Imbas Karhutla
Taman Nasional Tanjung Puting di Kalimantan Tengah dilihat dari atas pesawat. (Safir Makki/CNN Indonesia)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), Kalimantan Tengah, berdampak pada akses wisata. Pengelola menutup sementara empat pintu masuk taman nasional tersebut mulai Sabtu (24/10).

Penutupan diberlakukan mulai pukul 08.00 WIB hingga ada pemberitahuan lebih lanjut. Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari upaya pengendalian karhutla di kawasan konservasi.

Kepala Balai Taman Nasional Tanjung Puting, Yohan Hendratmoko, menyebutkan ada empat akses yang terdampak penutupan, yakni pintu masuk Tanjung Harapan, Natai Lengkuas, Sungai Buluh Besar, dan Sungai Buluh Kecil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penutupan mulai berlaku pukul 08.00 WIB hingga ada pemberitahuan lebih lanjut. Empat akses yang terdampak yakni pintu masuk Tanjung Harapan, Natai Lengkuas, Sungai Buluh Besar, dan Sungai Buluh Kecil," ujar Yohan, dikutip dari Detik, Rabu (21/10).

Pembatasan kunjungan tersebut diharapkan dapat mendukung penanganan kebakaran sekaligus mengurangi aktivitas yang berpotensi mengganggu upaya pengamanan kawasan.

Namun, pengelola tidak menutup seluruh jalur wisata di TNTP. Wisatawan masih diperbolehkan melakukan perjalanan menuju Pondok Tanggui dan Camp Leakey sesuai ketentuan yang berlaku.

"Meskipun demikian, pengelola tidak menutup seluruh jalur wisata di TNTP. Pengunjung masih diperbolehkan melakukan perjalanan menuju Pondok Tanggui dan Camp Leakey sesuai ketentuan yang berlaku," jelas Yohan.

Bagi wisatawan yang berencana melakukan perjalanan ke Taman Nasional Tanjung Puting diimbau memeriksa kembali tujuan dan akses yang akan dilalui sebelum berangkat. Pengunjung juga diminta mengikuti arahan petugas agar kegiatan wisata tidak menghambat upaya pengendalian kebakaran.

Pengelola turut mengingatkan masyarakat, wisatawan, dan pelaku jasa wisata untuk mematuhi kebijakan penutupan tersebut. Hingga laporan diterbitkan, belum ada kepastian mengenai waktu pembukaan kembali empat pintu masuk yang ditutup sementara.

Selain pembatasan akses, pengelola juga meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.

"Selain membatasi kunjungan, pengelola mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran," kata Yohan.

(wiw/wiw)
placeholder