Thailand Promosi Wisata Wellnes dan Ramah Muslim Demi Tarik Turis RI

CNN Indonesia
Senin, 26 Okt 2026 18:30 WIB
Thailand Promosi Wisata Wellnes dan Ramah Muslim Demi Tarik Turis RI
Thailand pasang strategi untuk menarik minat turis Asia Tenggara tahun depan. (AFP/MANAN VATSYAYANA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Otoritas Pariwisata Thailand (TAT) mengincar lima pasar utama di kawasan Asia, termasuk Vietnam dan Indonesia, lewat serangkaian kampanye promosi pariwisata kesehatan (wellness), kuliner, serta kebudayaan lokal.

Melansir VN Express, Llangkah ini diambil Thailand demi mengejar target pertumbuhan pendapatan dari wisatawan ASEAN sebesar 6,2 persen pada tahun fiskal 2027.

Pihak TAT menargetkan peningkatan jumlah kedatangan wisatawan dari negara-negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) sebesar 4,3 persen. Selain Vietnam, pasar prioritas lainnya mencakup Malaysia, Indonesia, Singapura, serta Taiwan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Strategi yang dipaparkan dalam pernyataan Kementerian Perdagangan Thailand pada Rabu (23/10) tersebut merujuk pada kebijakan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Perdagangan Suphajee Suthumpun untuk menyinergikan sektor perdagangan, kebudayaan, serta pariwisata dan olahraga.

Melansir laporan The Nation, kebijakan Suphajee bertujuan memanfaatkan momen penunjukan Thailand sebagai tuan rumah Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia tahun 2026 agar memberikan dampak ekonomi berlanjut melalui integrasi pariwisata, produk lokal, dan pengaruh budaya.

Inisiatif yang menghubungkan pariwisata, perdagangan, dan budaya ini dirancang untuk memperluas peluang pasar, meningkatkan nilai tambah produk dan layanan, serta meratakan distribusi pendapatan ke pelaku usaha lokal dan komunitas daerah.

Dalam pelaksanaannya, TAT menerapkan pendekatan khusus yang disesuaikan dengan karakteristik wisatawan di masing-masing negara target.

Untuk pasar Indonesia, TAT bakal berfokus mempromosikan pariwisata wellness serta fasilitas pariwisata ramah Muslim. Sementara untuk pasar Vietnam, promosi difokuskan pada segmen keluarga dan wisata belanja.

Kampanye di Malaysia akan menekankan pada wisata kuliner, belanja, serta kunjungan ke kota-kota sekunder. Adapun di Singapura, sasaran utamanya adalah wisatawan berdaya beli tinggi yang mengincar pengalaman perjalanan berkualitas.

Untuk mendorong para peserta pertemuan IMF-Bank Dunia memperpanjang masa tinggal dan meningkatkan pembelanjaan mereka, TAT bersama Asosiasi Agen Perjalanan Thailand (ATTA) telah menyiapkan tujuh rute wisata di Bangkok serta 20 paket program perjalanan khusus.

(wiw)
placeholder