Blush on digunakan untuk memberikan rona pada pipi. Warnanya pun identik dengan yang cerah-cerah, seperti merah muda (pink), peach atau coral, merah, hingga ungu.
Namun, ada tren makeup baru yakni anti-blush yang belakangan ramai di media sosial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alih-alih menggunakan warna mencolok, anti-blush mengandalkan rona netral dan lembut untuk menciptakan tampilan pipi yang lebih natural tetapi mempertegas dimensi wajah.
Lantas, apa itu anti-blush dan bagaimana cara memilih sesuai warna kulit?
Apa itu anti-blush?
Mengutip Byrdie, anti-blush bukan berarti tidak menggunakan blush on sama sekali. Tren ini tetap memanfaatkan warna pada pipi, tetapi dengan pigmentasi yang lebih halus sehingga hasilnya tampak samar dan menyatu dengan kulit.
Jika blush on biasanya cenderung menggunakan pilihan warna pink, koral, atau merah untuk menonjolkan rona pipi, anti-blush justru mengandalkan warna netral dan muted, seperti mauve lembut, beige, dan taupe.
Warna-warna ini menyerupai bayangan alami wajah sehingga memberikan definisi tanpa membuat pipi terlihat terlalu merona.
Tren tersebut juga berkaitan dengan gaya soft glam yang menonjolkan dimensi wajah melalui permainan warna yang lebih halus.
Sementara itu, penata rias Theo Turner menjelaskan bahwa anti-blush merupakan perkembangan dari tren riasan tersebut.
"Anti-blush adalah evolusi dari berbagai tren riasan yang menonjolkan kontur wajah dan gaya soft-glam yang telah kita lihat selama beberapa tahun terakhir," ujar Turner kepada Marie Claire.
Cara memilih warna anti-blush sesuai kulit
Pemilihan warna menjadi kunci untuk mendapatkan tampilan anti-blush yang natural. Berikut panduan warna yang bisa disesuaikan dengan warna kulit.
- Kulit cerah (fair skin): Pilih warna nude pink yang lembut atau beige muda untuk memberikan rona tipis tanpa membuat pipi terlihat terlalu kontras.
- Kulit medium: Warna hazelnut hangat dan mauve yang lembut dapat memberikan dimensi pada pipi tanpa menghasilkan warna yang terlalu mencolok.
- Kulit gelap (deep skin): Warna plum pekat dan cokelat tua bisa menjadi pilihan untuk menciptakan definisi yang tetap menyatu dengan warna kulit.
Meski demikian, pemilihan warna tidak hanya bergantung pada tingkat kecerahan kulit, tetapi juga rona dasar kulit atau undertone.
Warna beige tertentu, misalnya, dapat terlihat jingga pada kulit yang pucat atau dingin alias cool undertone.
Untuk memperoleh hasil yang lebih natural, aplikasikan produk sedikit demi sedikit, kemudian baurkan hingga warnanya menyatu dengan kulit.
Hindari penggunaan pigmentasi berlebihan agar karakter utama anti-blush, yakni rona lembut yang menyerupai bayangan alami wajah, tetap terlihat.
(fef)
