Tak Cuma lewat Seks, Virus HPV Bisa dari Toilet hingga Gagang Pintu

CNN Indonesia
Senin, 02 Nov 2026 20:45 WIB
Ilustrasi toilet
Ilustrasi. HPV selama ini dikenal penularannya lewat kontak seksual. Namun, studi menemukan jejak virus tersebut di sejumlah permukaan fasilitas umum. (Foto: iStockphoto/ampols)
Jakarta, CNN Indonesia --

Human papillomavirus (HPV) selama ini dikenal sebagai virus yang menular melalui kontak seksual.

Namun, penelitian di China menemukan materi genetik HPV pada sejumlah permukaan fasilitas umum, termasuk toilet jongkok, wastafel, dan gagang pintu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Direktur Imunisasi Kementerian Kesehatan RI, dr. Indri Yogyaswari, menyinggung penelitian itu dalam webinar Kementerian Kesehatan bersama Kelompok Kerja Risk Communication and Community Engagement (RCCE), Kamis (29/10).

"Ini kita dapat data dari salah satu jurnal dilakukan di China tahun 2025. Itu ditemukan di fasilitas umum. Pertama, kamar mandi ya. Itu ada yang di-swab, ternyata positif HPV," kata Indri.

Penelitian yang dimaksud berjudul Monitoring the Presence of Human Papillomavirus in Public Areas Indicates Non-Sexual Transmission of the Virus and Environmental Risk.

Para peneliti mengumpulkan 360 sampel usap dari toilet umum, pusat kesehatan masyarakat, rumah sakit umum, serta rumah sakit obstetri dan ginekologi di China.

Sampel diambil dari tiga permukaan, yakni toilet jongkok, wastafel, dan gagang pintu, lalu diperiksa menggunakan metode real-time PCR untuk mendeteksi 23 genotipe HPV. Hasilnya, 87 dari 360 sampel atau 24,17 persen terdeteksi positif HPV.

Jika dilihat berdasarkan permukaan yang diuji, tingkat deteksi tertinggi ditemukan pada toilet jongkok, disusul wastafel, dan gagang pintu.

"Dudukan toilet itu dari penelitian ini, angkanya 73 persen. Kemudian di wastafel, wastafelnya itu angkanya 40 persen. Ini kita bicara toilet umum, ya. Kemudian pegangan pintu kamar mandi itu juga berpotensi ada, ditemukan human papillomavirus di situ. Angkanya ada di sekitar 3,3 persen," terang Indri.

[Gambas:Video CNN]

LIHAT SELENGKAPNYA