Bangkok, Thailand, tak hanya menawarkan wisata belanja, kuliner, dan kehidupan malam. Ibu kota Thailand ini juga memiliki tempat unik yang kerap didatangi warga untuk mencari cinta dan memohon jodoh.
Tempat tersebut adalah Trimurti Shrine, sebuah kuil yang terletak di depan pusat perbelanjaan CentralWorld, kawasan Ratchaprasong. Berada di tengah hiruk-pikuk lalu lintas dan deretan pusat perbelanjaan modern, kuil ini justru menjadi tujuan warga Thailand yang berharap segera menemukan pasangan hidup.
Pengunjung dari berbagai usia datang untuk memanjatkan doa kepada Trimurti, sosok yang dipercaya melambangkan cinta dan persatuan. Mereka biasanya membawa persembahan berupa bunga mawar merah, dupa, dan lilin berwarna merah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Trimurti Shrine merupakan replika patung kuno dari era Ayutthaya yang menggambarkan tiga dewa utama dalam agama Hindu, yakni Brahma sebagai pencipta, Wisnu sebagai pemelihara, dan Siwa sebagai pelebur. Ketiganya menyatu dalam sosok Trimurti.
Pengaruh Hindu dan Brahmanisme sendiri telah lama melekat dalam kebudayaan Thailand yang mayoritas penduduknya menganut agama Buddha. Sejak awal, kuil ini dikaitkan dengan harapan memperoleh kesuksesan, kemakmuran, dan kebahagiaan.
Namun, dalam perkembangannya, Trimurti Shrine semakin dikenal sebagai tempat untuk memohon cinta dan pasangan hidup. Tradisi tersebut relatif baru, tetapi kini telanjur populer di kalangan masyarakat lokal.
Waktu khusus untuk berdoa mencari cinta
Mengutip Thaizer, ada kepercayaan menarik yang menyertai kunjungan ke Trimurti Shrine. Sebagian warga Bangkok meyakini Dewa Trimurti turun dari kahyangan setiap Selasa dan Kamis untuk mendengarkan doa para pengunjung.
Waktu yang dipercaya menjadi momen khusus tersebut adalah pukul 21.30 waktu setempat. Meski demikian, pengunjung tetap bisa datang kapan saja.
Kuil ini berada di area terbuka di depan CentralWorld sehingga dapat dikunjungi meskipun pusat perbelanjaan tersebut sudah tutup pada pukul 22.00. Bagi mereka yang ingin mengikuti tradisi setempat, persembahan yang lazim dibawa adalah sembilan tangkai mawar merah, dupa merah, dan lilin merah. Angka sembilan dipilih karena dianggap sebagai angka keberuntungan dalam kebudayaan Thailand.
Tak mengherankan jika Hari Valentine menjadi salah satu momen paling ramai di kuil ini. Pada hari kasih sayang tersebut, pengunjung datang untuk menyampaikan harapan tentang kehidupan asmara mereka.
Lokasi dan akses menuju Trimurti Shrine
Meski ukurannya tidak terlalu besar, Trimurti Shrine menawarkan pengalaman wisata yang berbeda di tengah kawasan komersial Bangkok. Tempat ini juga bisa menjadi tujuan singkat bagi wisatawan yang sedang menjelajahi kawasan Siam dan Ratchaprasong.
Selain Trimurti Shrine, pengunjung juga bisa menemukan kuil Dewa Ganesha yang berada tidak jauh dari lokasi. Sejumlah destinasi lain di sekitarnya antara lain Erawan Shrine, Suan Pakkad Palace, dan Baiyoke Tower.
Untuk mencapai kuil ini, wisatawan bisa menggunakan Bangkok Skytrain (BTS) dan turun di Stasiun Chit Lom. Alternatif lainnya adalah menggunakan taksi atau perahu penyeberangan di kanal Khlong Saen Saep dengan turun di dermaga Pratunam, yang berjarak beberapa menit berjalan kaki dari kuil.
Bagi wisatawan yang ingin melihat sisi lain Bangkok, Trimurti Shrine bisa menjadi persinggahan menarik. Terlebih bagi mereka yang penasaran dengan tradisi masyarakat Thailand dalam menyampaikan harapan tentang cinta dan pasangan hidup.
(tis/tis)
