Merasa Selalu Sial? Ini 3 Cara yang Bisa Mengundang Keberuntungan

CNN Indonesia
Kamis, 05 Nov 2026 13:00 WIB
Cara memperbesar peluang keberuntungan
Ilustrasi. Dengan tiga cara ini, kamu bisa memperbesar peluang keberuntungan dalam hidup. (pexels.com/fauxels)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Mengapa ada orang yang seolah selalu beruntung? Sementara sebagian lain harus menghadapi kesialan atau setidaknya harus berusaha lebih keras ketimbang si beruntung.

Sebenarnya peluang keberuntungan bisa diperbesar dengan beberapa cara berikut. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kesempatan kerja datang, bertemu orang yang tepat, hingga berhasil mendapatkan hal-hal yang diinginkan. Orang-orang seperti ini kerap dianggap mendapat berkah dari dewa atau dewi keberuntungan.

Keberuntungan memang sering dianggap sebagai sesuatu yang datang begitu saja. Padahal, cara kita memandang suatu kejadian dan meresponsnya juga bisa memengaruhi peluang yang didapatkan.

Mengutip Psychology Today, ada tiga cara yang bisa dilakukan untuk membuka lebih banyak kesempatan dan membuat hidup terasa lebih beruntung.

1. Jangan hanya menunggu, tindak lanjuti setiap peluang

Kesempatan tidak selalu datang dalam bentuk tawaran pekerjaan atau peluang besar yang langsung terlihat. Terkadang, kesempatan justru berawal dari obrolan singkat, pertemuan tidak terduga, atau kenalan baru.

Masalahnya, tidak semua orang berani mengambil langkah lebih jauh. Ada yang sudah mendapat informasi lowongan kerja dari teman, tetapi ragu menghubungi orang yang membagikannya. Ada pula yang bertemu seseorang dengan pengalaman menarik, tetapi memilih diam karena takut memulai percakapan.

Padahal, kesediaan untuk menindaklanjuti sebuah pertemuan dapat meningkatkan kemungkinan suatu kebetulan berubah menjadi kesempatan yang berguna. Banyak peluang terbaik justru tidak terlihat secara langsung.

Oleh karena itu, kita perlu belajar mengenali kesempatan dan berani mengambil langkah ketika peluang tersebut muncul.

2. Berani berharap sukses

Belum mencoba, tetapi sudah lebih dulu merasa akan gagal. Pola pikir seperti ini bisa membuat seseorang enggan mengambil langkah. Sebaliknya, memiliki harapan untuk berhasil dapat membantu kita tetap berusaha meski harus menghadapi ketidakpastian.

Orang yang dianggap beruntung mungkin lebih mampu menoleransi ketidakpastian. Meski begitu, sikap tersebut tentu tidak menjamin seseorang akan selalu berhasil.

Orang sukses juga terbiasa membaca buku sebelum tidur karena bagus bagi perkembangan kognitifnya.Ilustrasi. Imajinasikan kesuksesan, bukan terus-menerus berpikir soal kegagalan. Kebiasaan ini bakal memperbesar peluang keberuntungan. (Gita Welastiningtias)

Hal yang tidak kalah penting adalah kemampuan untuk menyesuaikan diri ketika keadaan tidak berjalan sesuai harapan.

Ketika kegagalan dipandang sebagai hambatan sementara, seseorang cenderung lebih mudah bangkit dan mencari cara untuk melewatinya.

Sebaliknya, jika setiap penolakan dianggap sebagai tanda bahwa dirinya memang tidak akan berhasil, langkah berikutnya bisa terasa semakin berat.

Berharap sukses bukan berarti harus selalu berpikir positif atau mengabaikan kemungkinan gagal. Kamu tetap boleh merasa kecewa dan khawatir. Yang penting, jangan sampai perasaan tersebut membuatmu berhenti mencoba.

3. Ubah arah ketika cara lama tidak lagi berhasil

Sudah mencoba berkali-kali, tetapi hasilnya masih belum sesuai harapan. Lamaran kerja terus ditolak, rencana yang disusun tidak berjalan, atau kesempatan yang ditunggu-tunggu tak kunjung datang.

Dalam situasi seperti ini, bukan berarti kamu harus terus berusaha dengan cara yang sama. Bisa jadi, sudah waktunya mengevaluasi strategi dan mencoba arah lain.

Penolakan bisa dipandang sebagai bentuk pengalihan arah atau redirection. Artinya, gagal mendapatkan satu kesempatan bukan berarti semua jalan tertutup. Ada kemungkinan pilihan lain justru lebih sesuai untuk dicoba.

Jadi, menjadi lebih beruntung bukan berarti hidup harus selalu berjalan sesuai keinginan. Bisa jadi, keberuntungan juga soal keberanian untuk mengambil kesempatan yang datang, bahkan ketika awalnya terlihat seperti kebetulan biasa.

(anm/els)
placeholder
LIHAT SELENGKAPNYA