Striker West Ham United itu layak dinobatkan sebagai pemain terbaik di laga perdana pesta sepak bola antarnegara Eropa edisi ke-15 yang digelar Sabtu (11/6) dini hari WIB.
Sepakan keras terukur dari luar kotak penalti yang dilesakkan Payet ke arah pojok kanan atas gawang Rumania tak mampu dijangkau Tatarusanu. Gol telat Payet mengantarkan Perancis ke puncak klasemen sementara Grup A dengan raihan tiga poin.
"Payet menciptakan perbedaan hari ini. Dia bukan hanya pemain serang tetapi juga orang yang membantu tim keluar dari kebuntuan," kata Dechamps seperti dikutip dari UEFA.com.
Payet sbeenarnya sudah menjalani debut bersama pasukan Les Bleus sejak tahun 2010 silam. Namun, namanya baru meroket setelah tampil gemilang bersama West Ham di musim 2015/2016.
Selain punya agresivitas tinggi, Payet dikenal piawai mencetak gol melalui situasi bola mati. Itu dibuktikan dengan catatan 12 gol dari 38 pertandingan bersama West Ham di berbagai ajang.
Tuan rumah meraih kemenangan dengan susah payah. Meski unggul lebih dulu melalui sundulan Giroud di menit ke-57, namun Rumania bisa menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti Bogdan Stancu.
Deschamps pun terpaksa menggantikan dua pemain bintangnya, Paul Pogba dan Antoine Griezmann, untuk menembus pertahanan kokoh Rumania.
"Ini adalah laga yang sulit dan Rumania membuatnya rumit. Laga pembuka turnamen agak seperti permainan final, jadi kami mungkin sedikit cangggung."
"Kami berhasil meraih kemenangan dengan menempatkan empat pemain menyerang di lapangan dan sebuah gol indah dari Dimitri Payet," ujar pelatih 47 tahun itu. (jun)