Ketika itu tim berjuluk Nemzeti Tizenegy itu mengalahkan Denmark pada 20 Juni 1964. Hungaria sendiri sempat absen panjang di Piala Eropa. Sebelum tahun ini, kali terakhir Hungaria bermain di putaran final Piala Eropa adalah pada 1972.
Gelandang serang Hungaria, Laszlo Kleinheisler, yang menjadi man of the match, menganggap timnya pantas meraih kemenangan.
"Hari ini kami bermain sebagai tim. Pertandingan dimenangkan oleh semua pemain dalam tim. Sejak awal kami sangat konsentrasi, dan saya pikir kami pantas menang," ucap Kleinheisler.
Sementara itu pelatih Austria, Marcel Koller, menganggap para pemainnya gugup, terutama di babak kedua. Koller mengatakan kartu merah yang didapat Alexander Dragovic juga menyulitkan timnya.
"Kami memulai pertandingan dengan baik, tendangan David Alaba mengenai tiang gawang. Kami melakukan sejumlah kombinasi permainan yang bagus. Tapi, sepanjang pertandingan kami semakin gugup dan membiarkan Hungaria berkembang," ujar pelatih Austria, Marcel Koller.
"Gol pertama memberi mereka energi, dan itu semakin menyulitkan kami. Kami kemudian sering kehilangan bola. Kartu merah tidak membantu kami. Kemudian mereka mencetak gol kedua lewat serangan balik, yang seharusnya tidak terjadi," sambungnya. (har)