Sang suporter sempat mendapatkan perawatan medis, namun nyawanya tidak bisa diselamatkan. Asosiasi Sepak Bola Irlandia Utara (IFA) memastikan insiden tersebut lewat pernyataan resmi.
"IFA turut bersedih atas meninggalnya suporter Irlandia Utara yang sangat mendadak saat pertandingan melawan Ukraina," demikian pernyataan resmi IFA.
Kepala Kepolisian Irlandia Utara (PSNI), Nigel Goddard, memastikan pihaknya sudah mendapat laporan atas meninggalnya suporter saat pertandingan melawan Ukraina dari kepolisian Perancis.
"Kami mendapat konfirmasi dari kepolisian Perancis mengenai meninggalnya suporter Irlandia Utara di Stadion Lyon. Kami mendapat laporan usianya sekitar 60an, pingsan saat pertandingan berlangsung, dan sempat mendapat perawatan medis," ucap Goddard.
Ini adalah kali kedua di Piala Eropa 2016 suporter Irlandia Utara meninggal. Usai pertandingan melawan Polandia, 12 Juni lalu, suporter bernama Darren Rodgers (25 tahun) meninggal setelah terjatuh ke jurang di Promenade des Anglais. Rodgers diklaim dalam pengaruh alkohol ketika insiden terjadi. (har)