Media yang berkumpul di ruang konferensi pers mendapatkan instruksi bahwa hanya otoritas sepak bola Eropa, UEFA, yang boleh memberikan pertanyaan langsung kepada Ronaldo, sementara media lainnya hanya bisa menyaksikan.
Dikabarkan The Independent, tidak diketahui apakan instruksi ini dibuat oleh pihak Ronaldo, UEFA, atau pihak lainnya. Seorang koresponden Associate Press, Rob Harris, kemudian dengan nekad melontarkan pertanyaan kepada Ronaldo soal prosedur baru ini. Sang pemain hanya merespons singkat sebelum keluar ruangan: "saya tak memutuskan apapun."
Melawan Hungaria, Ronaldo mencetak dua gol dan membawa negaranya lolos ke fase 16 Besar dengan status peringkat tiga terbaik.
Dua gol itu membuat Ronaldo memecahkan rekor menjadi pemain pertama dalam sejarah yang selalu mencetak gol dalam empat penyelenggaraan Piala Eropa.
Pencapaian dan penampilan Ronaldo inilah yang membuat media-media memiliki ketertarikan tinggi pada sesi konferensi pers. Setelah keluarnya instruksi UEFA itu, para wartawan coba untuk memboikot sesi konferensi pers itu, tapi tak jadi melakukannya karena menyadari membutuhkan kutipan dari Ronaldo.
Peristiwa pelarangan ini terjadi hanya satu hari setelah insiden Ronaldo membuang mikrofon seorang jurnalis yang berusaha meminta komentar darinya.
Seorang jurnalis dari televisi Portugal CMTV, Diogo Torres, berupaya meminta komentar Ronaldo yang sedang berjalan santai di pinggir danau di Lyon pada Rabu pagi. Torres bertanya mengenai persiapan Portugal jelang melawan Hungaria.
Reaksi Ronaldo sangat tidak terduga. Seperti dikutip dari Sky Sports, kapten timnas Portugal itu merebut mikrofon dari tangan Torres dan membuangnya ke danau.
(vws)