"Kami dapat mengalahkan siapa saja dan kami ingin mengalahkan mereka. Pasalnya sejarah mengatakan kami tak pernah mengalahkan Italia di turnamen seperti ini,” kata Oezil penuh semangat.
Terakhir kali Jerman bertemu Italia adalah dalam laga persahabatan pada 29 Maret lalu. Kala itu, Jerman menang 4-1 di hadapan lebih dari 62 ribu penonton Allianz Arena, München.
Namun kemenangan kecil itu didapat setelah tujuh kali pertemuan selalu kalah, sejak 1995 silam. Untuk mengakhiri rekor buruk ini, Oezil mengatakan Jerman harus bermain dengan konsentrasi penuh.
"Kami akan mencoba untuk menang dan ingin bermain dengan cara yang berbeda.”
"Kami harus bermain sebagai sebuah tim di saat bertahan maupun menyerang. Yang terpenting adalah melakukan apa yang pelatih minta,” ucap Oezil.
Lebih lanjut, Oezil mengatakan bahwa Jerman memiliki kualitas tim yang baik, yang terdiri dari pemain berpengalaman dan pemain muda penuh talenta.
"Kami tahu dari awal turnamen bahwa kami akan berhadapan dengan lawan-lawan yang kuat. Jadi sekarang kami sudah siap dan penuh keyakinan untuk mencapai tujuan," ujar pesepak bola berusia 27 tahun tersebut (ptr)