Seperti dikutip dari Daily Star, bocah maskot pertama menyembunyikan telepon selular di dalam celananya demi bisa foto bersama Ronaldo. Berbeda dengan insiden penyusup ketika melawan Polandia, ketika Ronaldo enggan melayani permintaan pelukan, kali ini CR7 terlihat lebih bersahabat.
Meski sibuk mengatur rekan setimnya untuk melakukan ritual foto bersama sebelum pertandingan, Ronaldo tetap meladeni permintaan selfie dan pelukan sang bocah maskot. Namun, aksi bocah maskot tidak berhenti di situ.
Setelah bocah maskot pertama pergi meninggalkan lapangan dengan kegirangan, ada bocah maskot lainnya yang beraksi di lapangan sebelum pertandingan.
Bocah maskot mengajak Cristiano Ronaldo selfie sebelum Portugal melawan Wales. (REUTERS/Kai Pfaffenbach) |
Berbeda dengan bocah pertama, bocah maskot kedua ingin foto bersama timnas Portugal di sebelah Ronaldo. Tapi, usaha sang bocah gagal setelah kiper Rui Patricio merebut posisinya di sebelah kanan Ronaldo.
Sang bocah maskot tidak menyerah. Dia akhirnya berdiri di sebelah kiri Ronaldo. Sang bocah maskot pun akhirnya masuk foto timnas Portugal sebelum pertandingan.
Melihat aksi sang bocah maskot di sebelah kirinya, Ronaldo tidak bisa menahan tawa. Pemain 31 tahun itu tertawa dan memeluk sang bocah maskot setelah sesi foto tim berakhir.
Aksi dua bocah maskot itu bisa dibilang menjadi jimat keberuntungan bagi Ronaldo. Selain menciptakan satu gol, Ronaldo berhasil membawa timnas Portugal ke final Piala Eropa 2016 setelah mengalahkan Wales 2-0. (har)
Bocah maskot mengajak Cristiano Ronaldo selfie sebelum Portugal melawan Wales. (REUTERS/Kai Pfaffenbach)