Dokumen itu juga menunjukkan bahwa nama Sanches sama dengan ayahnya.
Isu mengenai kebenaran usia Sanches mencuat setelah mantan bos Auxerre, Guy Roux, secara kontroversial mengklaim usia Sanches kini sekitar 23 atau 24 tahun.
"Ya, dia (Sanches) berkata dia berusia 18 tahun, tetapi dia harus melihat masa lalunya," ujar Roux.
"Tanggal lahirnya baru dipublikasikan beberapa tahun kemudian. Tanggal itu tidak benar. Saya yakin dia berusia 23 atau 24 tahun. Tapi dia merupakan pemain yang sangat bagus."
Isu yang sama pernah beredar di Portugal ketika Sanches masih bermain di akademi Benfica. Musuh bebuyutan Benfica, Sporting Clube, yang pertama kali mempertanyakan usia Sanches.
Sanches sendiri pada usia 18 tahun memecahkan berbagai rekor bersama tim nasional Portugal, mulai dari pemain termuda yang dipanggil ke timnas senior ke putaran final turnamen besar, dan juga pencetak gol tercepat di timnas Portugal.
UEFA juga mencatatkan pencapaian lainnya yaitu sebagai pemain termuda yang turun di semifinal Piala Eropa.
Isu soal usia Sanches sempat membuat pelatih Portugal, Fernando Santos, berang.
"Semua orang mengenal Renato Sanches. Dia dilahirkan di Portugal dan terdaftar sama seperti saya. Dia berusia 18 tahun dan saya berusia 61 tahun. Itu (klaim Roux) semua adalah lelucon!" ujar Santos seperti dilansir ESPN.
Sementara itu, sebagaimana dikabarkan La Gazzetta dello Sport, Sanches siap menuntut Roux atas perkataannya. (vws)