Kapten sekaligus penyerang andalan Seleccao itu cedera lutut karena berbenturan dengan Dimitri Payet. Ronaldo coba untuk melawan rasa sakitnya dan sempat kembali bermain beberapa menit. Tapi pada akhirnya ngilu itu menang.
Ronaldo kemudian ditandu keluar lapangan dengan berurai air mata.
Tapi ia menolak patah arang. Meski telah melepaskan ban kaptennya kepada Nani, Ronaldo justru menjadi sosok yang paling memantik semangat rekan-rekannya di ruang ganti. Ia berapi-api mengucapkan pidato yang menular pada seluruh pemain tim Portugal.
Hal ini diakui langsung oleh Cedric Soares, sang pemain belakang Portugal.
"Momen itu (kehilangan Ronaldo) sebenarnya sangat sukar," kata Soares, seperti dikutip dari ESPN FC. "Baik untuk saya dan tim, semua orang merasakan kekagetan."
"Pidato itu sangat sukar dipercaya. Saya kira semua anggota tim punya sikap yang fantastis. Dan kami bisa menunjukkannya pada malam ini bahwa ketika Anda berjuang bersama, maka Anda akan lebih kuat."
Ketika ditanyai apakah Ronaldo kehilangan semangat karena ditarik keluar, Soares menjawab: "Tidak, ia sangat fantastis. Sikapnya sangat luar biasa. Ia selalu membantu rekan-rekan setim kami, ia selalu memiliki kata-kata motivasi dan seluruh tim bereaksi pada kata-katanya itu. Jadi hal itu sangat baik."
Di babak kedua, Ronaldo pun enggan diam. Ia berdiri di area bangku cadangan, meneriakkan instruksi, dan seolah menjadi asisten manajer.
Soares memuji aksinya itu dan mengatakan kata-kata Ronaldo membantu mereka sepanjang pertandingan.
"Ya, ia memiliki ucapan yang fantastis kepada setiap pemain di setiap momen pertandingan... Saya sangat sangat senang menjadi bagian dari kelompok ini dan menjadi juara."
Portugal yang datang ke final dengan status kuda hitam, berhasil merebut piala pertama dalam sejarah mereka berkat gol tunggal Eder di menit ke-109. Mereka juga berhasil memutus rekor buruk tak pernah melawan Perancis sejak 1975 silam.
Eder juga mengakui ada sosok Ronaldo di balik gol tersebut. Eder yang seorang pemain cadangan dan hanya bermain 13 menit dalam enam pertandingan sebelumnya, disebut Ronaldo akan mencetak gol kemenangan.
Eder berkata bahwa kata-kata sang kapten sebelum ia masuk ke lapangan itu juga yang memotivasinya.
"Ia memberikan saya kekuatan, energi, dan ini sangat vital," kata Eder.
Portugal menang dan menggoreskan lembaran sejarah dengan tinta emas. Bagi seluruh anggota tim nasional Portugal, mereka juga akan mengenang malam itu sebagai malam ketika Ronaldo menolak patah arang. (vws)