Menurut Simmons, kondisi sekarang berbeda dengan tahun 1970-an. Itu merupakan masa kejayaannya, saat pihak label turut membantu mengarahkan musisi-musisi rock.
“Sekarang Anda tidak perlu belajar bagaimana bermain gitar atau menulis sebuah lagu. Anda hanya perlu belajar bernyanyi di kamar mandi lalu mendaftar audisi The X Factor,” ujarnya berkomentar, sarat sindiran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernyataan kontroversial itu disampaikan Simmons dalam sebuah sesi wawancara dengan majalah Esquire.
Simmons menyalahkan pembajakan dan tidak adanya penghargaan yang layak atas musik rock. Itu yang menurutnya menjadi pembunuh genre rock. Ia mengaku sedih melihat kesulitan finansial yang dihadapi musisi-musisi muda.
Pandangan Simmons mengacu pada rendahnya honor yang dibayarkan oleh kebanyakan situs penyedia layanan streaming, seperti Spotify dan Pandora. Selain itu, ia juga menyoroti pengguna internet yang tidak menaruh perhatian penuh pada hak cipta.
“Masyarakat tidak tahu bahwa berbagi file dan pengunduhan adalah tindakan pencurian. Masalahnya, seseorang bisa dengan mudah mendapatkan musik tanpa ada pihak yang membayar royalti untuk musisi,” katanya lagi.