Itu disampaikan penerbit Little, Brown and Company seperti dilansir dari kantor berita Reuters. Sudah ditetapkan judul untuk biografi itu, yakni Joan Rivers: A Life. Rencananya, buku itu akan ditulis oleh jurnalis Vanity Fair dan New York Times, Leslie Bennetts.
Menurut Bennetts, Rivers punya kehidupan yang bagaikan kereta luncur. Katanya, di setiap tikungan, lonjakan, dan turunan, ada kejutan yang menarik, menyenangkan, sekaligus berarti bagi kehidupan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Joan Rivers lebih dari sekadar komedian. Dia adalah ikon dan model untuk berjuta-juta orang di luar sana,” kata Judy Clain, kepala penerbit Little, Brown dan Company.
Penyebab kematiannya belum diketahui sampai saat ini. Banyak spekulasi beredar soal itu.
Yang jelas, kepergian Rivers membuat seluruh dunia selebriti berduka. Sebagai salah satu buktinya, mereka berduyun-duyun melakukan penghormatan terakhir untuk Rivers, Minggu (8/9).
Menariknya, kolega dan sahabat Rivers tidak berkabung dengan suasana menyedihkan. Mengingat peran Rivers untuk menghiasi dunia dengan tawa, mereka pun melepasnya dengan tak jemawa.