Gorman menuduh Westwood melakukan plagiat dalam autobiografi yang baru saja dirilis pebisnis wanita asal Inggris itu. Dalam Telegraph diterangkan, Gorman menemukan hampir 40 kutipan yang sangat mirip dengan tulisan dalam bukunya.
Namun ia merasa tidak pernah dihargai atas pengambilan kutipan tersebut. Sehubungan kasus ini, Gorman tengah mempertimbangkan apakah dirinya akan mengambil langkah hukum untuk mendapatkan permintaan maaf sekaligus penghargaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gorman mengatakan, yang ia permasalahkan bukan hanya Westwood. Melainkan juga rekan penulis dan penerbit buku yang dirilis dua minggu lalu itu. Ujar Gorman, ia sejatinya sangat menghargai Westwood. Baginya, perempuan itu figur yang signifikan membentuk identitas visual kolektif.
Buku Westwood juga diprotes karena tidak akurat. Salah satunya, soal penulisan nama Jimi Hendrix dan Pete Townshend. Nama mereka ditulis menjadi “Jimmy” dan “Townsend”. Bukan hanya itu, ada pula kekeliruan penulisan tanggal penting. Banyak foto yang tak dituliskan sumbernya.
Di sisi lain, penerbit Pan Macmillan berkomentar, “Kami selalu mengambil langkah serius apabila ada kesalahan yang kami lakukan. Kami juga ingin mengonfirmasi bahwa kami belum menerima pernyataan secara resmi terkait konten buku ini.”
Vivienne Westwood sendiri belum berkomentar terkait masalah itu. Sedangkan Ian Kelly masih coba dihubungi untuk konfirmasi.