Semula mainan plastik ini bernama My Pretty Pony, berwujud kuda poni imut dengan bodi dan surai panjang berwarna-warni. Lalu, dijadikan serial juga game My Little Pony: Friendship is Magic.
Kepada Variety, petinggi Hasbro Studios Stephen Davis mengatakan, pembuatan film ini tak terlepas dari upaya menghadirkan kembali sosok si poni dan membawa kesuksesan besar bagi jaringan Hasbro.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencananya, film si poni bakal menyapa penggemarnya di bioskop dua tahun lagi. Naskahnya ditulis oleh Joe Ballarini yang dikenal lewat film horor komedi Dance of the Dead (2008).
“Ini bukan sekadar mengangkat kisah poni dari serial televisi ke layar lebar,” kata Davis sekali lagi menegaskan. “Ini juga peluang untuk memperluas waralabanya.”
Beberapa mainan produksi Hasbro sudah lebih dulu membintangi layar lebar dan layar kaca, seperti Transformers, Lego, dan GI Joe. Tak lain demi mempertahankan popularitasnya.
Laman The Guardians menuliskan, empat sekuel film Transformers telah menghasilkan USD 3,7 miliar atau sekitar Rp 44,5 triliun di box office global. The Lego Movie yang tayang Februari lalu telah mendapatkan USD 468 juta dalam skala global.