Mengutip The Guardian, itu dilakukan sebagai langkah mengurangi anggaran tahunan sebesar US$ 200 juta (Rp 2,4 triliun). Pengurangan itu disampaikan CEO Warner Bros, Kevin Tsujihara, seperti dilaporkan The Hollywood Reporter.
Pemotongan yang dilakukan Warner Bros, sebagian besar pada properti hiburan di studio, informasi dan teknologi, serta departemen keuangan. Beberapa seksi itu dipilih daripada harus memotong bagian film atau unit televisi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Film yang diunggulkan tahun ini, Godzilla hanya menghasilkan US$ 500 juta (Rp 6 triliun) dan menjadi film ke-6 dengan penghasilan terbesar di tahun 2014. Sedang film besar Warner selanjutnya, The LEGO Movie mendapatkan US$ 468 juta (Rp 5,7 triliun).
Tapi sebenarnya, Warner masih menyimpan film andalannya akhir tahun ini. Yakni, akhir dari trilogi Hobbit: The Battle of Five Armies. Rencananya, film itu akan rilis Desember nanti. Diprediksi film itu menghasilkan US$ 1 miliar.
Warner juga masih punya film Christopher Nolan yang baru saja dirilis minggu ini, Interstellar. Drama luar angkasa itu diharapkan akan menuai keberhasilannya di box office akhir minggu ini.
Analis memprediksi, film yang dibintangi Matthew McConaughey dan Anne Hathaway itu akan menghasilkan US$ 50 juta atau Rp 609 miliar pada pembukaannya di Amerika Serikat.
Jalan terjal Warner Bros berkebalikan dari tahun lalu. Saat itu, Warner menjadi studio terlaris dengan penghasilan US$ 1,8 miliar atau hampir Rp 22 triliun. Juli lalu, perusahaan induknya, Time Warner memperjuangkan pengambilalihan kepemilikan Rupert Murdoch senilai US$ 80 juta atau Rp 974 miliar dari lawannya, 21st Century Fox.