Mengutip Ace Showbiz, Warner Bros tidak akan memercayakan Wonder Woman pada sutradara yang biasa membuat film pahlawan super. Mereka mencari sutradara perempuan, dan sudah punya beberapa nama dalam daftar.
Salah satu nama yang disebut-sebut adalah penggarap Punisher: War Zone, Lexi Alexander. Ditanya soal itu, Lexi mengaku namanya memang ada dalam daftar. Namun, ia juga mendengar Warner Bros menawarkan pada sutradara lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(Lihat juga: Lima Jagoan Layar Lebar Terlaris 2014)
Ia meminta orang lain membayangkan beban yang nantinya akan ada di pundaknya jika ia yang terpilih menyutradarai.
"Ada berapa banyak superhero pria yang gagal? Sekarang, kita akhirnya mendapat pahlawan super perempuan, dengan sutradara perempuan. Bayangkan jika itu gagal," ujarnya lagi.
Lexi masih menambahkan, "Dan Anda tidak punya kontrol terhadap marketing yang berlebihan, bujet yang berlebihan. Tanpa kontrol, dan Anda masih harus membawa beban berat soal persamaan gender baik dalam karakter maupun penyutradaraan. Tidak mungkin."
Diakui Lexi, ia memang belum didekati Warner Bros. Namun, ia sudah menyatakan ketidaktertarikannya sejak awal. Dengan begitu, ujarnya, Warner Bros tak perlu repot-repot mendekatinya lagi.
Sumber Forbes menyatakan hal yang berbeda lagi. Beberapa nama sutradara perempuan Hollywood yang mungkin ada dalam daftar menurut majalah itu, adalah Kathryn Bigelow (Zero Dark Thirty), Mimi Leder (Deep Impact), Michelle MacLaren (Breaking Bad), dan Catherine Hardwicke (Twilight).
(Baca juga: Film-film Superhero yang Wajib Ditunggu)
Bulan lalu, saat pertama muncul rumor soal Warner Bros yang mencari sutradara perempuan untuk Wonder Woman, masuk juga nama Karyn Kusama (Jennifer's Body), Julie Taymor (Spider-Man: Turn Off the Dark), dan Tricia Brock (The Walking Dead).
Kemungkinan besar bintangnya adalah Gal Gadot, yang akan diperkenalkan lewat film Batman v Superman: Dawn of Justice. Film Wonder Woman sendiri akan menghentak bioskop 23 Juni 2017.