"Dari 2009 ke 2014, awalnya hanya penyakit rahim biasa seperti penebalan dinding rahim dan mium," kata Ria seperti dilansir dari detikHot, usai menjalani kemoterapi di Rumah Sakit Pondok Indah, Kamis (13/11).
Usai vonis, ia mengaku tak bisa menerima kenyataan. Dia juga tak berani menggunakan perawatan secara medis. Namun, tanggal 30 September 2014 lalu, ia pun menjalani operasi pengangkatan rahim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kanker Getah Bening
"Tanggal 16 Oktober 2014 lalu, saya dikasih tahu kalau positif kanker kelenjar getah bening, dan sudah nyebar kankernya," ujarnya.
Ria kaget. Ia pun mengikuti saran dokter untuk melakukan kemoterapi.
"Saya kena stadium 3. Setahu saya stadium 1, 2, 3, 4. Saat 1 di leher rahim, terus naik. Nah stadium 4 itu sudah menjalar ke mana-mana. Kalau gue nggak mau pakai kemoterapi, saya tanya, akibatnya apa saja? Katanya akan ke otak, tulang, liver, dan paru-paru," katanya.