Nazir Afzal, kepala prosekutor yang pernah berperan penting menegakkan keadilan bagi 47 perempuan korban kekerasan di Rochdale, Inggris mengatakan, Kim bisa mendorong anak-anak gadis lebih menguarkan sisi seksualitas mereka.
Itu berbahaya, karena bisa membuat para gadis itu menjadi target mudah bagi pemerkosa, laki-laki hidung belang, maupun kejahatan seksual lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui, Kim sering mengunggah foto sensualnya ke media sosial. Alih-alih jera karena cemoohan, ia justru melakukannya lagi dan lagi. Tidak hanya berbusana seksi, ia bahkan beberapa kali tampil polos. Fenomena itu diikuti selebriti lain.
Pendapat Nazir itu diamini penasihat pemerintah, Reg Bailey yang juga Ketua Mother's Union. Bailey mengatakan, tren sexting dan mengganti foto atau citra seksual remaja juga kini menjadi normal. Foto-foto tak senonoh pun dianggap meningkatkan pesona diri.
“Gagasan tentang pornografi dan apa yang banyak tersedia sekarang, benar-benar berbeda. Itu juga meresahkan saya,” kata Bailey mengungkapkan.
Dampak negatif sebenarnya bukan hanya dirasakan remaja di luar lingkungan Kim. Aktris 32 tahun itu juga memiliki putri. Perilakunya saat ini, pasti juga akan berpengaruh pada anaknya sendiri. Itu sama saja membiarkan bayi 18 bulan itu mengikuti 'karier' sensasional sang ibunda.