“We can’t wait to stop crisis like ebola.” Demikian antara lain bunyi tulisan dalam video berdurasi dua menit tersebut. Dimaksudkan untuk mengajak orang-orang peduli epidemi ebola di Afrika Barat dan beraksi nyata, bukan sekadar among kosong.
Video ini berulang kali menampilkan kata waiting (menunggu), yang mengilustrasikan penantian lama mereka atas aksi-aksi nyata dari pemimpin dunia. Ebola tidak bisa dianggap sepele. Penyakit ini telah merenggung nyawa lebih dari 5.000 orang di barat Afrika.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kami yakin, kebisuan jauh lebih berdaya daripada ucapan para pesohor,” kata petinggi One Michael Elliott. “Kami meminta mereka diam membisu dan menatap kamera, lalu kami tampilkan tulisan kata-kata, bahwa kami tidak bisa menunggu lebih lama lagi.”
Bono, vokalis band U2, yang tampil di video ini, sebelumnya turut berkampanye bersama Band Aid 30. Sejak awal digagas oleh Bob Geldof, 30 tahun lalu, Band Aid merupakan aksi para musisi dunia untuk mengentaskan bencana kelaparan di Afrika.
Kali ini, para pesohor mendukung Band Aid 30 (versi 2014), seperti Bono, Sam Smith, One Direction dan Rita Ora, berkampanye untuk korban ebola. Mereka menyanyikan lagu yang sama dengan 3 dekade lalu, Do They Know It's Christmas?
Tiga dekade lalu, Band Aid berhasil menggalang dana US$14 juta. Tahun ini, Geldof menyatakan, single versi baru yang dirilis Senin lalu (17/11) berhasil mengumpulkan dana US$ 1,7juta di lima menit pertama penjualannya—tercepat sepanjang 2014.
“It’s gone manic,” kata Bob Geldof kepada media pers Inggris. “ Kami mempromosikan video ini lewat acara X Factor atas seizin Simon Cowell. Dalam lima menit berhasil menggalang dana jutaan dolar. That’s extraordinary.”