“Yang benar-benar memuaskan, ya bersikap seperti Marlon saja, yang sudah berada di tahap di mana ia tak lagi memedulikan persepsi orang lain,” kata Depp kepada majalah Details, tentang ikon Marlon Brando, salah satu mentornya.
“Awalnya, saya berada di tahap di mana saya amat peduli dan bersemangat melakoni pekerjaan. Selanjutnya, saya amat peduli hingga merasa terkekang. Lalu, terjadi perubahan besar. Saya tidak lagi peduli dan justru merasa sangat bebas.”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Rasanya seperti anjing pacuan,” tambah Depp soal tuntutan film harus box office. “Mereka berharap, Anda bisa memenangkan suatu perlombaan di mana Anda terlibat di dalamnya. Anda tak ubahnya komoditi. Mereka berharap bakal ada keajaiban Pirates seri berikut.”
Depp menilai, kesuksesan film adalah hal luar biasa. Namun memaksakan kesuksesan bukanlah hal yang wajar. Soal kesuksesan dirinya sebagai aktor, sampai-sampai dijuluki legenda dan simbol seks, Depp menampik hal tersebut.
“Saya ini sangat pemalu. Saya tidak suka berada di situasi sosial. Saya lebih senang bersembunyi. Dengan begitu, saya memiliki kesempatan untuk mengobservasi, karena saya sendirilah yang diobservasi."