Dalam serial yang juga dikenal dengan judul Saga of Wu Zetian ini, Bingbing berperan sebagai Wu Zetian, satu-satu kaisar perempuan yang tercatat pernah berkuasa pada abad ke-tujuh di China.
Wu adalah keturunan Dinasti Tang. Salah satu dinasti hebat yang berperan besar membangun Jalur Sutra yang menghubungkan kawasan Barat dan Timur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah China menghentikan penayangan serial yang ditayangkan oleh jaringan Hunan Television ini dengan alasan: kostum yang kenakan para aktris, termasuk Bingbing, kelewat seksi.
Tentu saja keputusan pemerintah China ini membuat para penggemar serial The Empress of China murka. Mereka tak bisa lagi menikmati parade busana indah Wu yang dikenakan Bingbing.
Kemurkaan para penggemar antara lain dilontarkan via Weibo, semacam Twitter versi Tiongkok. Mereka mengecam campur tangan pemerintah mengatur konten film, mengusik kebebasan berekspresi.
“Memangnya memamerkan belahan dada bisa dikategorikan pornografi?” seru salah seorang microblogger. Lainnya pun menyahut dengan nada satir, “Apakah ini bentuk feodalisme?”
Pekan ini, The Empress of China kembali ditayangkan, tentu saja tanpa adegan yang memperlihatkan Kaisar Wu dalam balutan busana seksi berpotongan dada rendah yang memperlihatkan sebagian payudaranya.
Rangkaian imaji Wu menjadi serba close up, sehingga detail keindahan busananya tak terlihat lagi. Bingbing sadar, sensor serial ini mengecewakan para penggemar.
Sang aktris cantik menuliskan kata-kata penyemangat via Weibo, “Don't lower your head! The crown will drop! Don't cry! Bad people will laugh!"
(vga/vga)