(Baca Juga: Pasar Piringan Hitam yang Tak Lekang Masa)
Menurut data yang dikumpulkan Digital Music News dan Wall Street Journal melalui SoundScan dan Nielsen yang dikutip Huffington Post, penjualan piringan hitam tahun 2014 meningkat 52 persen dibanding penjualan tahun sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan hanya di negara asing, Indonesia juga mengalami peningkatan penjualan piringan hitam. Band d'Masiv tahun lalu sengaja merilis album barunya dalam bentuk piringan hitam. Ia juga menjadi barang koleksi berharga. Pencariannya di toko-toko barang bekas meningkat tajam. Kebanyakan yang dicari adalah musik lawas.
Di sisi lain, penjualan secara unduhan justru turun sebanyak sembilan persen untuk album dan 12 persen untuk album. Penjualan album digital dicatat memang turun dari 1,26 miliar tahun 2013 menjadi 1,1 miliar saja di tahun 2014.
Huffington menulis, fakta itu menunjukkan bahwa penjualan musik secara streaming telah menggerogoti penjualan digital. Meski begitu, penjualan piringan hitam tetap punya masa depan menjanjikan, bahkan sampai tahun ini.
(rsa/vga)