Apalagi Fariz bukan hanya kali ini berurusan dengan polisi karena narkoba. Tahun 2007 silam, ia juga tertangkap karena kasus yang sama, dan sudah dihukum.
"Sebagai teman, kami sedih Fariz ditangkap," katanya kepada CNN Indonesia melalui sambungan telepon, Rabu (7/1) malam. "Tapi di sisi lain juga bersyukur," ia melanjutkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia sendiri sudah pernah melakoninya. Sama seperti Fariz, Roy juga pernah tersandung kasus yang sama sampai dua kali. Tapi setelah itu, ia total berhenti.
"Peristiwa penangkapan oleh polisi pasti menyedihkan dan memalukan," katanya mengakui. "Tapi inilah pertolongan Tuhan supaya ada pemaksaan kita berhenti memakai narkoba."
Diakui Roy, rata-rata pengguna narkoba secara sadar ingin sembuh, tapi tidak tahu caranya. Begitu ditangkap polisi, meskipun menyakitkan dan memalukan, bisa menjadi cara untuk bangkit kembali. Sebab, ada proses rehabilitasi.
(Baca Juga: Derita Roy Marten untuk Bersih dari Narkoba)
Karena itu, selain mensyukuri tertangkapnya Fariz, Roy juga senang aktor Roger Danuarta ditangkap polisi, beberapa waktu lalu.
"Dengan begitu dia mulai menyembuhkan diri sendiri. Ada poin di mana dia tidak memakai lagi," katanya.
(rsa/vga)