Angka fantastis itu membuat American Sniper memecahkan rekor akhir pekan Januari. Film garapan Clint Eastwood itu juga sekaligus menjadi film yang meraup terbanyak dari sejarah pembukaan drama yang pernah ada.
Di Oscar, film itu mendapat enam nominasi dari 24 kategori. Ia dijagokan untuk Film Terbaik, Aktor Pemeran Utama Terbaik, Naskah Film Adaptasi Terbaik, Penyuntingan Suara Terbaik, Penyuntingan Film Terbaik, dan Sound Mixing Terbaik. Cooper yang masuk sebagai nominator Aktor Pemeran Utama Terbaik, harus berjuang untuk ketiga kalinya, setelah gagal membawa pulang Oscar lewat Silver Lining Playbook (2012) dan American Hustle (2013).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nominasi Oscar itu membantu American Sniper melejit di box office. Ia melampaui ekspektasi sampai dua kali lipat, karena Oscar membuatnya populer sampai diminta di 3.500 layar bioskop.
"Orang-orang di kota kecil, di tengah kota, negara biru maupun merah, juga mereka yang hanya menonton film sekali atau dua kali per tahun, semua keluar," ujarnya, dikutip Reuters.
American Sniper diprediksi masih akan menyumbangkan keuntungan bagi pundi-pundi para pemain dan rumah produksinya. Film yang berkisah tentang kehidupan Chris Kyle, penembak jitu dari Angkatan Laut Amerika yang melegenda itu diharapkan meraup tambahan US$ 15 juta atau Rp 188 miliar pada Senin (19/1) ini, dan memecahkan rekor untuk tontonan di IMAX.
(Baca juga: Pertarungan Ketiga untuk Bradley Cooper)
Jarak perolehan American Sniper dari posisi kedua box office terbilang jauh. Di bawah film itu, ada The Wedding Ringer dengan raupan US$ 21 juta atau Rp 264 miliar. Itu lumayan untuk memecahkan rekor sebagai film komedi berlabel R (Restricted) yang dirilis pada Januari 2015.
Setelah itu, ada film keluarga Paddington dengan perolehan US$ 19,3 juta atau Rp 242 miliar. Film tentang beruang legendaris dari pedalaman Peru yang terdampar di London itu diangkat dari buku dongeng klasik anak-anak Inggris. Sayang, film itu diprediksi tidak akan bergerak pada awal pekan ini, karena sangat bergantung pada libur sekolah anak-anak.
Menyusul Paddington, ada Taken 3 yang sempat meraja di box office pekan lalu. Film yang dibintangi Liam Neeson itu langsung merosot ke posisi keempat dengan perolehan US$ 14,1 juta atau Rp 177 miliar dari Jumat hingga Minggu.
Film tentang perjuangan Martin Luther King Jr. menuntut hak suara bagi para kulit hitam, Selma melengkapi lima besar box office dengan peroleh US$ 8,3 juta atau Rp 104 miliar. Film yang sempat diputar Presiden Barack Obama di Gedung Putih itu mendapat dua nominasi di Oscar, sebagai Film Terbaik dan Lagu Terbaik.
(Baca juga: Film Rasialisme Dapat 'Karpet Merah' di Gedung Putih)
(rsa/utw)