Setelah satu dekade berlalu, Java Jazz Festival (JJF) tahun ini akan menampilkan lebih banyak bintang baru. Hal tersebut diungkapkan oleh Eki Puradiredja selaku Koordinator Tim Program JJF.
"Penekanan kami akan sedikit berbeda. Tahun ini, kami akan tampilkan sebanyak mungkin nama baru," kata Eki dalam konferensi pers JJF di Hotel Sultan, Jakarta, kemarin (21/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Benny Mustafa, penggebuk drum senior yang terkenal di era '60-an akan menampilkan Djangger Bali. Serta penampilan khusus dari Lantun Orchestra, Amadeous Choir, Gilang Ramadhan, dan lain-lain. Penyanyi senior Ruth Sahanaya juga dikabarkan akan tampil khusus membawakan konsep Love Song.
"Acaranya sendiri tidak banyak berubah dari tahun-tahun sebelumnya. Tetapi secara tema desain, tahun lalu mengangkat Batik dan Wayang, tahun ini mengangkat Barong Bali," kata Dewi Gontha, Direktur Utama Java Festival Production.
Menurut Dewi, JJF ingin memperkenalkan tradisi budaya Indonesia dengan interpretasi yang lebih modern agar dapat diterima oleh kalangan muda yang hadir ke perhelatan tahunan tersebut.
Sejumlah penyanyi non-jazz juga akan memeriahkan JJF 2015, di antaranya Sheila on 7 dan Tulus. Dari panggung internasional, penyanyi Jessie J dan Christina Perri pun telah dipastikan akan hadir.
Kejutan juga akan muncul dari penampilan kolaborasi antara para musisi jazz dan musisi non-jazz tersebut. (vga/vga)