Salah satu musisi Indonesia yang mengaku terinspirasi oleh "Kakek Reggae" itu adalah Heruwa, vokalis band Shaggy Dog dan Dub Youth.
"Lirik-lirik yang ia ciptakan sangat kuat. Isu cinta dan revolusi bisa menjadi satu dan bisa dinikmati oleh siapa pun," kata Heru saat diwawancarai oleh CNN Indonesia pada Jumat (6/02).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Reggae memang sangat identik dengan santai dan pantai. Tapi dijelaskan Heru, musik bernada sederhana ini nyatanya cukup rumit untuk diciptakan.
"Menciptakan musik reggae itu susah, karena kunci-nya cuma sedikit. Musisinya harus pintar menyusun not dan mencipatakan lirik yang kuat," ujar Heru.
Sang legenda memang sudah telah tiada, namun Heru masih terus mendengarkan karya-karya penerus Bob Marley, seperti Big Mountain, UB40, The Wailers dan tentu saja Ziggy dan Damian Marley.
Dalam rangka perayaan ulang tahun Bob Marley, para pecinta reggae di Indonesia juga akan mengadakan sebuah festival reggae.
Acara bertajuk Bali Reggae Start Festival 2015 itu akan diselenggarakan di Bali pada Jumat (6/02).
Sejumlah band reggae lokal akan tampil dalam acara tersebut, salah satunya adalah Tony Q Rastafara. (ard/vga)