Sudah hampir setahun sejak terakhir kali presenter kondang tersebut memberikan rekomendasinya. Kini, ia pun mengeluarkan kembali rekomendasinya.
"Saat flu, saya membaca buku ini. Saya menemukan bahasa dan pembahasan yang begitu jelas dan membuat saya kadang menarik napas dan mengulanginya dengan lantang," ujar Oprah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Novel tersebut direncanakan akan dicetak sebanyak 250 ribu eksemplar. Saat ini, edisi hardcover telah dicetak sebanyak 20 ribu eksemplar dan akan mulai dirilis dalam bentuk digital.
"Ketika saya menemukan Cynthia Bond berusia 53 tahun dan belum pernah menulis buku sebelumnya, saya tidak mempercayainya. Ruby jelas-jelas langsung masuk ke dalam benak pembaca," ujar Oprah.
Bond yang tinggal di Los Angeles merupakan lulusan jurnalis di Universitas Northwestern. Ia mengatakan, telah mengerjakan buku tersebut selama sepuluh tahun dan telah mengerjakan buku pertama dari trilogi yang direncanakan. Awalnya ia menulis 900 halaman untuk Ruby, kemudian ia memutuskan memecahnya menjadi tiga bagian.
Penulis tersebut mengatakan terinspirasi oleh cerita yang ia dengar semasa muda, saat bekerja di Los Angeles, dan ditambah tragedi keluarga. Tragedi tersebut berupa kejadian tantenya yang ditembak dan jasadnya dimasukkan ke dalam karung, lalu dibuang di teras rumah kakek Bond.
Bond mengatakan ia memiliki pengalaman pelecehan seksual dan fisik kala muda, dan menulis merupakan caranya menangani depresi akibat kejadian tersebut.
(vga/vga)