"Baru pertama dan langsung intens dari film itu," kata Ichsan pada CNN Indonesia saat dihubungi pada Jumat (13/2) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada satu adegan penting yang paling diingat Ichsan dari syutingnya bersama Alex. Yakni, saat Alex memarahi Dewi Irawan, yang memerankan ibunda Iwan. Saat itu, Alex geram karena Ibuk dianggap penyebab sikap feminin dan lembek Iwan. Sebagai laki-laki, kata Alex, seharusnya Iwan lebih tegas dan berani. Tapi Ibuk yang terlalu sayang dan kakak-kakak yang semua perempuan, membuat Iwan ciut.
"Adegan Bapak marah sama Ibuk dan saya marah ke Bapak karena menyalahkan Ibuk itu, paling berkesan buat saya," ujar Ichsan. "Di adegan itu, yang seharusnya saya enggak nagis tapi jadi nangis karena terbawa emosi. Bapak mainnya luar biasa," lanjutnya.
Kata Ichsan, saat syuting film yang bercerita tentang seorang anak sopir angkot yang sukses menjadi petinggi Nielsen di New York, Amerika Serikat itu, Alex tidak terlihat sakit sama sekali. "Tidak terlihat sakit, atau mungkin memang karena dia tidak ingin terlihat sakit," ujarnya.
Karena itulah, Ichsan kaget saat mendengar kabar Alex meninggal, meski belakangan sudah sering dikabarkan sakitnya kian kritis. Ichsan yang kini tengah berada di Brunei Darussalam hanya bisa mendoakan sosok Alex yang dikaguminya. "Yang pasti dia orang hebat," katanya.
(rsa/rsa)