Melalui siaran pers yang diterima CNN Indonesia, Komisioner KPAI, Susanto mengaku khawatir apa yang dilakukan Cita ditiru anak-anak. Sebab, ia merupakan figur publik dan pernyataannya kerap ditampilkan di televisi. Apalagi Cita tengah jadi idola di mana-mana.
Media publik telah menjadi referensi bahkan 'model' bagi perilaku anak.Susanto, Komisioner KPAI |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia melanjutkan, "Maka penampilan, sikap, dan perilaku termasuk gaya komunikasi yg berlangsung di media publik dalam banyak kasus 'mengalahkan' figur orangtua dan guru di sekolah." Artinya, anak lebih banyak belajar dari media dan figur publik dibanding lainnya.
"Termasuk yg bermuatan rasialisme, apalagi di media publik. Jadilah pelopor sikap dan perilaku yg berkarakter," Susanto melanjutkan.
Sebelumnya diberitakan, Cita membuat heboh dengan pernyataan yang dianggap menghina warga Papua. Dalam sebuah kesempatan, ia tampil dengan kostum tradisional masyarakat di bagian Timur Indonesia itu. Ditanya soal kostumnya, Cita mengatakan, "Cantik masih tetap, harus dicantikin mukanye. Enggak kayak Papua, kan?"
(Baca juga: Cita Citata Klarifikasi Soal Anggapan Hina Papua)
John Gluba Gebze, Mantan Bupati Merauke yang pernah terlibat kasus penyelewengan dana APBD 2006-2010, menganggapnya sebagai penghinaan. Penyanyi yang masih bermasalah dengan suaminya itu pun hendak disomasi. Senjatanya UU ITE.
Beberapa waktu lalu, Cita mengklarifikasi ucapannya melalui Instagram. Ia menuturkan, komentarnya itu hanya kesalahpahaman semata.
(rsa/vga)